JAKARTA, ELEVEN – KM IISIP Peduli menyalurkan hasil penggalangan dana untuk korban semeru melalui Kelompok Mahasiswa Pencinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan Kembara Insani Ibnu Battuta (KMPLHK Ranita) UIN Jakarta. Penyaluran dana bertempat di Sekretariat Ranita UIN Jakarta, Senin (13/13/2021)
KMPLHK Ranita mendirikan posko yang terletak di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Jawa Timur. Posko tersebut guna menyalurkan logistik pada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
Bagas Arrafi, koordinator aksi penggalangan dana mengatakan bahwa Dana yang terkumpul merupakan hasil akumulasi dari beberapa elemen. Tidak ada barang yang disumbangkan karena cukup sulit untuk mengirim barang ke lokasi bencana.
“Jadi total dari Rp 10.210.000 itu diakumulasikan dari door to door, terus dari transfer, terus kemudian beberapa temen-temen juga ada dari kerabat di rumahnya. jadi ada banyak elemen,” ujar Bagas Arrafi, Senin (13/12/2021).
Bagas berharap dana yang disalurkan bisa untuk perbaikan sarana dan prasarana masyarakat. Sebab, bahan makan dan keperluan masyarakat sudah tercukupi hingga satu bulan.
Bagas juga menjelaskan, Lokasi penyaluran dana berpindah-pindah agar pemulihan lokasi berjalan dengan baik dan terdapat empat lokasi paling terdampak. Ranita pun mengalami kesulitan penyaluran informasi dari posko yang terletak di Candipuro karena terhambat sinyal buruk.
“Ini ada empat sih. kita yang dikabarkan ada Dusun Curah Kobokan, Dusun Kajar Kuning, Desa Supiturang, dan Kampung Renteng,” jelas Bagas, Senin (13/12/2021).
Adam Ganefin, salah satu perwakilan KM IISIP Peduli berharap penggalangan dana ini dilakukan secara transparansi. Dana yang terkumpul juga diharapkan sangat membantu korban erupsi gunung semeru.
Sebagai Informasi, Keluarga Mahasiswa (KM) IISIP Peduli merupakan kumpulan perwakilan dari HIMA dan UKM IISIP Jakarta. KM IISIP Peduli dibentuk perdana untuk aksi penggalangan dana korban erupsi Gunung Semeru pada 6-8 Desember 2021.
Reporter : Muhamad Nur Alfiyan
Editor : Rivera Jesica S.