JAKARTA, ELEVEN – Demo yang menentang 3 periode Presiden Jokowi dan isu kenaikan harga bahan pokok berakhir ricuh. Aksi dari berbagai elemen massa mulai dari mahasiswa, ojek online, hingga masyarakat sekitar ini berlangsung di depan Gedung DPR RI, Senin (11/04/2022).
Aksi ini dimulai ketika gabungan mahasiswa tiba di gedung DPR RI pukul 13.30 WIB yang disambut oleh perkumpulan ojek online dan masyarakat sekitar. Setelah tiba, massa langsung memasang spanduk yang bertuliskan aspirasi dan keluh kesahnya.
Setelah itu, massa mulai berorasi di depan Gedung DPR RI pukul 14.00 WIB. Aksi tersebut dipimpin oleh BEM SI yang mengemukakan tuntutan dan aspirasinya.
Dalam orasi tersebut, pada pukul 15.10 WIB terdapat tiga wakil ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Rahmat Gobel, dan Lodewijk bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Salah satu perwakilan dari DPR RI mengatakan, pihaknya akan menyampaikan 18 tuntutan yang disebutkan dalam orasi tersebut.
“Kami akan menyampaikan 18 tuntutan dari massa yang ada disini, kepada pemerintah pusat untuk segera di tindak lanjuti,” ujar salah satu perwakilan DPR RI.
Sayangnya perkataan wakil ketua DPR RI tersebut tidak didengar oleh massa. Banyak yang sudah terprovokasi dan meminta ketua DPR RI yang maju untuk mendengarkannya secara langsung.
Kerusuhan mulai terjadi saat massa melakukan bakar ban pada pukul 15.30 WIB dan aparat keamanan mulai menerjunkan personel tambahan serta melakukan penyemprotan gas air mata. Para massa mulai berhamburan hingga menyebabkan desakan antar massa.
Reporter: Paundra Zakirulloh
Editor: Siti Nurhaliza