makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Film: Extreme Job, Tim Detektif Kepolisian

Humas Himajur by Humas Himajur
28 Desember 2021
in E-Penerbitan
0
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Identitas Film

Related Posts

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Hari Sabtu 

Waspada Toksoplasmosis, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Resmi Dibuka

Judul : Extreme Job

Sutradara : Lee Byeong-heon

Produser : Kim Seong-hwan, Lee Jong-suk, dan Go Dae-Suk

Penulis Naskah : Bae Se-young

Pemain : Ryu Seung-ryong (Ketua Go), Lee Hanee (Detektif Jang), Lee Dong-hwi (Detektif Young-ho), Jin Seon-kyu (Detektif Ma), dan Gong Myung (Detektif Jae-hoon)

Genre : Komedi, aksi, kriminal

Perusahaan produksi : About Film dan Haegrimm Pictures

Distributor : CJ Entertainment

Tanggal tayang : 23 Januari 2019

 

Sinopsis

Extreme Job (2019) bercerita tentang tim detektif kepolisian yang dikepalai oleh Ketua Go serta anak buahnya, detektif Jang, detektif Ma, detektif Young-ho, dan detektif Jae Hoon. Mereka sedang menjalani tugas menangkap pengedar narkotika kelas kakap, yaitu Lee Moo Bae. Mereka melakukan pemantauan dan investigasi berkedok membuka toko ayam goreng di seberang gedung Lee Moo Bae dan komplotannya berkumpul.

Tim Ketua Go dikenal sebagai tim yang ceroboh tetapi masing-masing mereka mempunyai kemampuan penyamaran dan penangkapan yang luar biasa. Detektif Ma dahulu merupakan anggota aktif judo negara, dan detektif Young-ho dahulu adalah tentara khusus angkatan laut. Sedangkan detektif Jang pernah menjuarai Muat-thai, panggilannya waktu itu bukan ratu tinju tetapi Master Jang. Lalu detektif Je Hoon mantan atlet baseball yang kebal terhadap pukulan. Kemudian ketua mereka yaitu Ketua Go dijuluki zombi karena tetap hidup walaupun pernah ditikam 12 kali selama 20 tahun menangani kasus kriminal besar.

Akhirnya, mereka pun berhasil menangkap Lee Moo Bae bersama komplotannya setelah pertarungan sengit. Mereka yang hanya berlima melawan puluhan anak buah Lee Moo Bae. Keberhasilan ini pun diakhiri dengan gaya dan penghargaan dari Kepolisian Pusat Mapo.

 

Ulasan

Tim kepolisian yang dipimpin oleh Ketua Go dan memiliki 4 anak buah yaitu detektif Ma, Detektif Jang, detektif Young-ho, dan detektif Jae Hoon. Mereka dikenal menjadi tim yang kurang baik mengerjakan tugas. Mereka menangkap penjahat kelas teri dengan menghasilkan kerugian yang sangat besar. Adegan penangkapan diiringi gelagat dengan karakter tim yang lucu. Alasan inilah yang membuat Direktur kepolisian marah dan membuat Tim kepolisian Ketua Go terancam diganti dengan Tim ketua Choi yang baru saja berhasil menangkap komplotan pengedar narkotika.

Namun, tiba-tiba Ketua Choi menantang Ketua Go dengan alasan bahwa timnya sibuk untuk menangkap Lee Moo Bae, kriminal yang kabur ke China. Lee Moo Bae merupakan geng kriminal yang mulai mengedarkan narkoba atas bantuan teman-teman geng kriminalnya dulu. Bantuan ini memudahkan Lee Moo Bae mendistribusikan narkotika. Awal investigasi dimulai dari komplotan penghisap narkotika yang sedang menunggu tanpa adanya pergerakan mencurigakan. Lee Moo Bae diperkirakan akan datang menemui mereka untuk transaksi narkotika.

Investigasi pun dimulai. Tim Go memperhatikan pergerakan kedatangan Lee Moo Bae di tempat komplotan penghisap narkotika yang merupakan anak buahnya. Ketua Go dan dua orang anak buahnya melihat dari kejauhan menggunakan mobil, sedangkan lainnya memantau di atas gedung dan satu orang lagi setiap hari menyamar menjadi tulang sapu, petugas listrik, hingga anggota karate. Kacaunya, detektif Ma yang memantau dari atas gedung dituduh sebagai penguntit oleh wanita yang tinggal di seberang gedung. Aksi investigasi pun dihampiri kejadian absurd dan komedi tidak terduga.

Setelah itu mereka memantau Lee Moo Bae melalui toko ayam goreng di depan gedung berkumpulnya komplotan narkotika, dimana Lee Moo Bae akan muncul. Hari-hari Tim Ketua Go dilakukan untuk memantau dari meja belakang pojok kiri restoran ayam goreng dekat kaca bangunan di pinggir jalan. Ratusan ayam goreng jadi santapan pokok selama memantau. Pada akhirnya, Lee Moo Bae muncul di depan gedung menaiki mobil, tetapi mereka kehilangan jejaknya. Restoran ayam goreng tersebut ingin di jual oleh pemiliknya, sedangkan tanda-tanda kedatangan Lee Moo Bae sudah terlihat. Maka Tim Ketua Go membeli restoran ayam itu dan meneruskan usaha sebelumnya sebagai kedok untuk memantau dan menangkap Lee Moo Bae.

Kedoknya menjadi penjual ayam goreng, ternyata malah membuat pelanggan terus berdatangan karena ayam goreng bumbu tulang iga yang dibuat detektif Ma enak dan viral. Banyaknya pelanggan membuat Tim Ketua Go sibuk dan malah menyulitkan mereka memantau kedatangan Lee Moo Bae. Masalah ini pun menjadi perdebatan antara berjualan ayam goreng atau menjadi polisi. Tapi keberuntungan berada dipihak mereka. Lee Moo Bae mengajak Tim Ketua Go melalui asistennya menjadi partner kerja yang alasan sebenarnya yaitu Lee Moo Bae ingin menjadikan restoran ayam goreng tersebut sebagai kedok agar mudah mengedarkan narkotika tanpa dicurigai. Tim Ketua Go menyadari hal janggal karena pelanggan berkurang tapi pengiriman ayam bertambah. Jadi yang dikirim tersebut bukanlah ayam, melainkan narkoba.

Saat investigasi dijalankan, detektif Ma tertangkap oleh komplotan Lee Moo Bae. Tim Ketua Go pun menjemput detektif Ma dan berhasil menangkap Lee Moo Bae sekaligus komplotannya. Pada adegan ini banyak kejadian aksi yang dibumbui dengan komedi. Tim Ketua Go memperlihatkan kehebatannya lewat aksinya berhasil menangkap pengedar narkotika kelas kakap dan diberi penghargaan oleh Kepolisian Pusat Mapo.

 

Kesimpulan

Film Extreme Job merupakan tipe film yang cocok ditonton saat santai karena alur cerita yang tidak rumit dan disuguhi secara komedi. Tim Ketua Go menggambarkan Tim yang ceroboh, namun kemampuan penyamaran dan penangkapan yang hebat. Walaupun mereka dicopot sebagai polisi saat ditengah pemantauan Lee Moo Bae tetapi tetap bersikeras dan semangat menindak kejahatan sebagai tugas terakhirnya.

Fim ini sukses masuk box office besar di Korea Selatan dengan meraup keuntungan 1,6 juta dollar dan mencapai 10 juta penjualan tiket hanya dalam 15 hari. Lalu semua pemain sebagai Tim Ketua Go masuk dalam nomine dari berbagai kategori di Baeksang Arts Awards.

 

Reporter : Annisa

Editor : Siti Nurhaliza

Tags: E-PenerbitanfilmheadlineResensi Film
Next Post

Thailand Berhasil Taklukkan Indonesia dengan Skor Telak 4-0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Tv

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

by Humas Himajur
26 Maret 2026
0

Perayaan Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili, yang bertepatan dengan tahun Kuda Api, berlangsung meriah di kawasan Glodok Pancoran, Jakarta Barat....

Read more

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

Kawasan Glodok Dipadati Warga Saat Imlek 2026

Jakarta Light Festival 2025 Diadati Pengunjung

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Central Park Mall Hadirkan Sweetopia di Akhir Tahun 

BEM IISIP Jakarta Gelar Lomba Debat Peringati HUT ke-72

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu