Identitas Film:
Judul: Puss in Boots
Genre: Adventure, Animation
Tanggal rilis: 28 Desember 2022
Durasi: 1 Jam 42 menit
Sutradara: Joel Crawford
Pemain atau pemerasan suara: Antonio Banderas (puss in boots), Salma Hayek (Kitty Softpaws), Harvey Guillen (Perrito), Florence Pugh (Goldilocks), Olivia Colman (Mama beruang), Ray Winstone (Papa beruang), Samson Kayo (Bayi beruang), John Mulaney (Jack Horner), Wagner Moura (Serigala), Da’Vine Joy (mama Luna), Anthony Mendez (dokter), Kevin McCan (Kumbang Etika) , Bernando De Paula (gubernur), Betsy Sodaro (Jo) dan Artemis Pebfani (Jan serpet), Conrad Vernon (Gingy), Cody Cameron (Pinnocchio)
Sinopsis:
Puss in Boots : The Last Wish merupakan kisah tentang perjalanan kucing oren yang menyelamatkan desa dari serangan raksasa. Ia berhasil menaklukkannya, akan tetapi puss tertimpa hiasan kepala raksasa, sehingga kehilangan satu nyawa.
Puss sadar bahwa ia hanya memiliki satu nyawa tersisa. Akibatnya, Puss memutuskan untuk pensiun sebagai pahlawan karena takut kehilangan nyawa ia satu-satunya.
Pada suatu hari Puss mendapat kabar tentang keberadaan bintang yang bisa mengabulkan apapun. Akhirnya, pus bersama temannya memulai petualangan mencari Mythical Last Wish untuk mengembalikan sembilan nyawanya. Akankah ia berhasil melakukan hal tersebut?
Isi resensi:
Puss In Boots: The Last Wish merupakan sekuel terbaru dari film sebelumnya. Film ini memiliki cerita yang berbeda dengan dua film sebelumnya, dengan konflik yang lebih serius namun, dikemas dengan komedi sehingga lebih menyenangkan.
Fokus pada film ini memang hanya pada pemeran utama, yakni seekor kucing oren. Namun, Puss In Boots: The Last Wish juga menghadirkan karakter pendukung yang tidak kalah mencuri perhatian penonton, salah satunya Kitty Softpaws yang menjadi love interest Puss.
Selain itu, turut hadir Goldilocks dan keluarga beruangnya yang ikut mencari bintang pengabul segalanya. Dalam film ini setiap karakter mempunyai kisah tersendiri yang tidak kalah menarik dari petualangannya.
Kelebihan:
Cerita dalam film ini ringan, dengan pengembangan khas animasi film anak. Alur ceritanya menyenangkan dan penuh dengan komedi yang cocok dengan semua kalangan usia.
Walaupun banyak unsur komedi dalam film ini, tetapi teknik pergantian dari komedi ke drama sangat halus sehingga tidak mengganggu penonton.
Selain itu, film ini memiliki karakter pendukung yang sangat mencuri perhatian. Setiap karakter memiliki cerita yang tidak kalah menarik dari petualangan puss sebagai pemeran utama.
Kekurangan:
Puss In Boots: The Last Wish memiliki sedikit kekurangan. Terdapat adegan kekerasan yang dilakukan Big Jack Horner. Untuk film animasi, Big Jack Horner ialah villain terjahat dalam sejarah, karena memperlihatkan aksi kejahatan secara totalitas.
Salah satu adegan yang cukup sadis ketika ia menjadikan karyawannya sebagai jembatan untuk menyeberang dan melintasinya begitu saja. Adegan tersebut kurang cocok bila untuk anak-anak.
Kesimpulan:
Film ini berhasil membuat penonton terhibur dengan drama dan komedi yang disajikan. Penonton akan dibuat berandai-andai untuk mendapatkan bintang pengabulan segalanya.
Selain ceritanya yang seru dan lucu, Puss In Boots: The Last Wish juga penuh dengan pesan moral, baik untuk anak-anak dan orang dewasa. Pada akhirnya, film ini lebih menekankan kepada penonton agar lebih bisa menjalankan hidup apa adanya bersama orang yang kita sayangi.
Reporter: Mochamad Tegar
Editor: M. Nur Alfiyan