• About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Setelah Lama Vakum, BEM IISIP Gelar Seruan Aksi Perdananya

"Tidak ada, disini kami tidak ada paksaan untuk mengikuti. Aksi ini sebagai ajang permulaan bahwa aksi massa itu penting dilakukan di kampus. Apalagi kita sebagai akademis diranah perguruan tinggi.”

Humas Himajur by Humas Himajur
21 Juni 2025
in E-Penerbitan
0

Sumber Foto: Riski Maulida

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ELEVEN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IISIP Jakarta gelar Seruan Aksi perdananya, Kamis (19/06/2025) di Halte IISIP Jakarta. Mereka menuntut pencabutan status tersangka bagi peserta aksi May Day dan penghentian izin tambang PT GAG NIKEL di Raja Ampat.

Related Posts

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

Dari pantauan Eleven, seruan aksi dimulai pada pukul 15.30, mahasiswa terlihat membawa perlengkapan seperti banner dan menyuarakan orasi. Para pendemo terlihat mengenakan almamater sebagai identitas saat menyampaikan tuntutan mereka.

Sebelum aksi digelar, Wilco Melvin selaku ketua BEM memastikan segala persiapan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini dilakukan demi menjaga citra kampus dan menunjukkan aksi berjalan secara tertib serta terstruktur.

“untuk persiapan yang pertama kita harus mengikuti prosedur karena sudah susah payah pihak kampus menaikan nama kampus diberbagai lini, seperti SMA sekitar, dan saya mengikuti prosedur dan mengikuti aksi dengan santun dan terstruktur.” jelas Wilco saat diwawancarai  Eleven, Kamis (19/06/2025).

BEM mengajak massa aksi melalui akun Instagram resmi dengan menyebarkan flyer jelang aksi berlangsung. Mereka juga menyediakan file PDF berisi advokasi, konsolidasi, dan kajian aksi yang dapat diakses seluruh mahasiswa IISIP Jakarta.

Ia menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam mengikuti aksi tersebut. Menurutnya, aksi ini menjadi langkah awal untuk menunjukkan pentingnya aksi massa di lingkungan perguruan tinggi.

“Tidak ada, disini kami tidak ada paksaan untuk mengikuti. Aksi ini sebagai ajang permulaan bahwa aksi massa itu penting dilakukan di kampus. Apalagi kita sebagai akademis diranah perguruan tinggi.” Tambahnya.

Tuntutan yang disuarakan terkait pencabutan status tersangka tenaga medis aksi May Day, serta penghentian aktivitas pertambangan PT GAG NIKEL di Raja Ampat. BEM menilai kasus-kasus tersebut menjadi bukti nyata ruang demokrasi di Indonesia semakin menyempit dan menyimpang dari nilai konstitusional.

“Outputnya adalah kita ingin menyadarkan bahwa negara ini menjunjung tinggi asas-asas pancasila, asas demokrasi dan menyatakan pendapat. Saya ingin menekankan bahwa kasus ini merupakan kasus penyimpangan dari asas pancasila” tambahnya.

Terkait keamanan, BEM menyebut telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Rektor dan melakukan advokasi ke Wakil Rektor serta biro kemahasiswaan mengenai rencana aksi. Selain itu, pengamanan aksi turut dikoordinasikan dengan Polsek Jagakarsa yang akan memastikan ketertiban selama jalannya demonstrasi.

“Pihak kampus lebih ke mempersilahkan, karena kita menggunakan fasilitas umum yang di mana bukan ada didalam kampus, tentu kita harus melaksanakan aksi dengan terstruktur tanpa menganggu ketertiban masyarakat” tegasnya.

BEM menambahkan bahwa pihak kampus turut menyampaikan kekhawatiran terkait aksi yang akan digelar. Ia menyebut, kekhawatiran utama berasal dari kemungkinan adanya penyusup yang bukan merupakan bagian dari BEM IISIP Jakarta.

“Ada, tentunya saya sudah berdiskusi dengan kemahasiswaan, ketakutan nya adalah ketika aksi dilaksanakan di khawatirkan akan ada penyusup yang bukan bagian dari kami (BEM IISIP),”ujarnya.

Menghindari hal tersebut BEM menjelaskan akan melakukan pendataan peserta sebelum kegiatan dimulai. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar aksi tetap berjalan aman dan tertib.

Mahasiswa yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), Raihan Nandifa, turut memberikan apresiasi atas aksi yang digelar oleh BEM. Ia menilai momentum ini menjadi awal yang penting dalam membangkitkan kembali semangat gerakan mahasiswa di kampus.

“Saya mahasiswa sekaligus Ketua BPM, ini menjadi euforia yang ditunggu-tunggu sebenarnya. Karena diketahui, BEM kan sempat vakum beberapa tahun lamanya. Terkait dengan aksi ini, aksi ini sebagai pemantik awal untuk aksi-aksi besar selanjutnya,” kata Raihan saat diwawancarai Eleven Kamis (19/06/2025).

Raihan menambahkan harapannya kepada BEM sebagai organisasi eksekutif kampus dapat menjalin koordinasi yang lebih jelas dan terbuka. Menurutnya, komunikasi yang solid antar lembaga mahasiswa akan memperkuat dampak dari setiap aksi maupun program yang dijalankan.

Reporter : Riski Maulida

Editor : Khalisha Putri Septiani

Tags: 2025all about campusBEMIISIPdemomahasiswademontrasiE-PenerbitanheadlineHot NewsIISIP Jakartanews
Next Post

Jakarta Fair 2025 Resmi Dibuka Meriahkan HUT Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

by Humas Himajur
19 Mei 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – Setelah vakum 11 tahun, Kongres Keluarga Mahasiswa (KM) IISIP Jakarta kembali digelar di Ruang AVA-B, Jumat (15/5/2026)....

Read more

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

May Day 2026, Buruh Kembali Tuntut Penghapusan Outsourcing

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza