JAKARTA, ELEVEN – Setelah melakukan musyawarah, Jumat (22/4/2022), Muhammad Rezky Juliansyah terpilih menjadi ketua BPM IISIP Jakarta 2022. Rencananya, ia akan membentuk struktur kepengurusan bersama tim Adhoc dalam waktu dekat.
Koordinator tim adhoc, Reza mengatakan, musyawarah tersebut dibuka dengan perkenalan para calon ketua BPM dan dilanjutkan sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil musyawarah, Muhammad Rezky Juliansyah terpilih sebagai ketua BPM IISIP Jakarta 2022.
“Musyawarah kemaren itu ada perkenalan dari calon-calonnya, tanya jawab, abis itu musyawarah terus peresmian ketua BPM,” ujar Reza saat diwawancarai Eleven via WhatsApp, Minggu (24/4/2022).
Ketua BPM IISIP Jakarta 2022, Rezky mengatakan, setelah dirinya terpilih ia akan melakukan perekrutan anggota BPM yang nantinya Hima dan UKM akan memberikan delegasinya. Rencananya, ia akan melakukan musyawarah dalam waktu dekat bersama tim adhoc untuk membentuk struktur kepengurusan.
“Agenda dalam waktu dekat sesuai apa yang menjadi landasan dalam AD/ART, saya akan melaksanakan perekrutan anggota BPM terlebih dahulu terkhusus bagi temen-temen himpunan dan UKM untuk dapat memberikan delegasinya kepada anggota BPM melalui form dalam sosial media yang akan kami bentuk juga. Nah kemungkinan musyawarah ada di minggu depan yang memang nanti aku juga akan mendiskusikan terlebih dahulu bersama tim adhoc agar pembentukannya transparasi dan berjalan baik,” jelas Rezky saat diwawancarai Eleven via WhatsApp, Minggu (24/04/2022).
Mengetahui terpilihnya ketua BPM, pihak kampus memberikan tanggapan baik dan berpesan kepada Rezky untuk amanah dan bisa membangun nama IISIP Jakarta menjadi lebih baik. Rezky juga berharap, semoga persolan yang ada di IISIP Jakarta segera terselesaikan dan bukan hanya BPM yang terlibat, tetapi seluruh anggota IISIP Jakarta.
“Dalam proses musyawarah pada tanggal 22 April kemarin memang diundang dari pihak kampus untuk bisa mengawal berjalannya musyawarah BPM IISIP Jakarta dan respon dari pihak kampus baik mendorong agar bisa menjadi amanah dan membangunkan nama IISIP yang lebih maju dalam mengembangkan sumber daya manusianya di kampus IISIP Jakarta,” kata Rezky.
“Harapan saya semoga apa yang menjadi persoalan di dalam kampus bagi mahasiswa IISIP bisa di selesaikan dengan baik dan bijak, karena persoalan yang terjadi di kampus IISIP ini memang sudah bertahun-tahun belum terselesaikan baik persoalan mahasiswa IISIP dan juga persoalan organisasi legal di dalam kampus IISIP Jakarta, banyak persoalan yang memang harus di benahi dan dipertanyakan yang harapannya juga temen-temen bisa ikut andil dalam struktur BPM untuk bisa menyelesaikan segala persoalan bersama-sama,” tambah Rezky.
Reporter: Paundra Zakirulloh
Editor: Siti Nurhaliza