makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

Humas Himajur by Humas Himajur
14 Mei 2026
in E-Penerbitan
0
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Related Posts

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

May Day 2026, Buruh Kembali Tuntut Penghapusan Outsourcing

JAKARTA, ELEVEN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM IISIP Jakarta) mengadakan workshop Project Morphy bertema “Mobile Photography” pada Kamis 7 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang AVA-B IISIP Jakarta ini menghadirkan Justin Jeremia, fotografer sekaligus Founder EFFEX, sebagai pembicara utama.
Workshop tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan yang tertarik mempelajari dunia fotografi, khususnya menggunakan smartphone. Dalam sesi materi, peserta tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar fotografi, tetapi juga diajak memahami bagaimana cara membangun “rasa” dan sudut pandang saat mengambil gambar.
Ketua pelaksana acara, Kevin Dwiputra, mengatakan workshop ini dibuat karena fotografi kini semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa melalui smartphone. Menurutnya, masih banyak yang menganggap fotografi hanya bisa dilakukan dengan kamera profesional, padahal smartphone juga dapat menghasilkan karya yang berkualitas.

“Kita dekat dengan smartphone dan hampir semua orang memilikinya. Menurut saya, kamera tidak harus profesional untuk menghasilkan foto yang bagus. Dengan smartphone pun, kita bisa menghasilkan foto berkualitas, bahkan di dunia jurnalistik sekarang banyak yang menggunakan handphone,” ujar Kevin.

Justin Jeremia menjelaskan berbagai teknik fotografi, mulai dari teknik pengambilan gambar, komposisi, pencahayaan, hingga cara menentukan angle yang tepat. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai pengaturan kamera, baik pada kamera smartphone maupun kamera profesional, seperti exposure, ISO, shutter speed, dan fokus agar hasil foto terlihat lebih maksimal. Workshop ini juga mengenalkan editing foto. Dalam sesi tersebut, peserta diajarkan dasar editing warna untuk menciptakan karakter visual yang kuat.
Suasana workshop semakin interaktif saat peserta diajak mengikuti games fotografi. Dalam kegiatan tersebut, peserta diminta mengambil foto di sekitar area kampus menggunakan smartphone sambil mempraktikkan beberapa teknik fotografi yang telah dijelaskan sebelumnya, seperti angle, komposisi, dan pencahayaan. Nantinya, dua hasil foto terbaik dipilih sebagai pemenang dan mendapatkan hadiah berupa saldo e-wallet.
Kevin berharap kegiatan ini dapat membantu mahasiswa melihat fotografi sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar hobi.

“Harapannya, setelah mengikuti workshop ini, mereka memiliki rasa dalam setiap foto yang diambil. Mereka juga memahami bahwa fotografi merupakan sebuah karya yang memiliki nilai seni, dapat dijual, dan menghasilkan uang. Menurut saya, ini juga termasuk job opportunity untuk freelance,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat selama acara berlangsung. Ezra Rasyid, salah satu peserta, mengaku materi yang dibawakan sangat relevan dengan perkembangan fotografi saat ini.
“Relevan banget. Presentasinya tadi lebih ke intermediate, jadi ilmu-ilmu yang pernah gue pelajarin di Youtube maupun dari mentor gue nyambung banget sama materi yang dibawain,” kata Ezra.
Menurut Ezra, workshop tersebut terasa menarik karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam praktik dan challenge yang diberikan selama acara berlangsung.
“Overall eventnya seru banget, interesting, dan cukup menggugah pikiran gue,” tambahnya.
Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, peserta workshop juga memperoleh e-sertifikat. Melalui kegiatan ini, BEM IISIP Jakarta berharap mahasiswa semakin kreatif memanfaatkan teknologi yang dimiliki untuk menghasilkan karya visual yang menarik dan bernilai.
Reporter: Naziha zahra
Editor : Riski Maulida
Tags: 2026all about campusbemE-PenerbitanheadlineIISIP Jakarta
Next Post

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

by Humas Himajur
19 Mei 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – Setelah vakum 11 tahun, Kongres Keluarga Mahasiswa (KM) IISIP Jakarta kembali digelar di Ruang AVA-B, Jumat (15/5/2026)....

Read more

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

May Day 2026, Buruh Kembali Tuntut Penghapusan Outsourcing

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu