JAKARTA, ELEVEN – Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM) akan membuka gelombang 2 perekrutan calon angggota yang akan disosialisasikan pada Jumat (17/6/2022). Hal itu karena mahasiswa IISIP kurang responsif dan semangat dalam mewujudkan regenerasi BPM.
Ketua BPM Muhammad Rezky Juliansyah menuturkan, kurangnya respon mahasiswa IISIP Jakarta membuat BPM akan memperpanjang perekrutan anggota. Semua Itu terbukti dalam masa perekrutan gelombang 1 yang dilaksanakan pada 20 Mei – 9 Juni 2022.
“Alasan kami memperpanjang, karena mahasiswa IISIP secara umum terkhusus yang tergabung dalam himpunan dan UKM masih terlihat kurang responsif dan kurang semangat untuk membangun iisip yang baik melalui badan legal BPM/BEM, terbukti dalam masa open recruitment anggota BPM masih sedikit dan syarat masih kurang,” tutur Rezky, Senin (13/06/2022).
Rezky juga menjelaskan, BPM membutuhkan 25-30 orang untuk mengisi struktur wakil, sekertaris, bendahara, komisi 1 (Pengawasan), komisi 2 (Legislasi), komisi 3 (Penelitian dan Pengembangan), Komisi 4 (Komunikasi dan Infrormasi), dan Badan Pengurus Harian (BPH). Namun hasil dari perekrutan gelombang 1, hanya terdapat 5 orang yang mendaftar sehingga BPM harus memperpanjang masa perekrutan.
“Yang sudah mendaftar baru 5 orang dari UKM obtai dan himpunan adbis juga mahasiswa jurnalistik iisip. Untuk nama masih belum kita dapat informasikan karena masih ada yang perlu di revisi dan di data ulang,” kata Rezky
Sebagai informasi, BPM dan tim adhoc juga telah melaksakan pertemuan via google meet pada Minggu (12/06/2022). Tujuan utama pertemuan tersebut guna mengevaluasi pendaftaran gelombang satu.
“Kita evaluasi gelombang satu, kita bahas perpanjangan pendaftaran melalui gelombang dua dan membahas mekanisme kembali tetap sama seperti gelombang satu bedanya cuma di waktu saja,” ujar Rezky.
Reporter: M. Nur Alfiyan
Editor: Rivera Jesica S.