JAKARTA, ELEVEN – Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta tengah menyiapkan kebutuhan menjelang pelantikannya. Hal itu terkait struktur kepengurusan dan program kerja (proker) untuk diserahkan ke pihak kampus, Sabtu (15/10/2022).
Ketua BPM, Muhammad Rezky Juliansyah menuturkan, pihaknya saat ini sedang menyusun struktur kepengurusan dan merumuskan proker. Ia memastikan kedua hal tersebut dapat selesai pada minggu kedua Oktober.
“Kita sampai hari ini sudah membuat sebuah struktur tetap atau struktur definitif untuk BPM di periode tahun ini ya 2022 – 2023, nah kemudian juga kita sedang merumuskan sebuah program kerja karena dari pihak kampus khususnya rektor meminta program kerja juga bersama oleh struktur definitifnya yang akan kita sampaikan ke kampus untuk menjadi syarat berlangsungnya pelantikan BPM periode ini,” kata Rezky, Senin (10/10/2022).
“Kita pastikan (penyusunan) proker minggu ini tanggal 15 (Oktober) clear,” lanjutnya.
Namun, Rezky belum memberikan kepastian terkait tanggal pelaksanaan pelantikan BPM. Ia mengungkapkan, pihaknya masih berkomunikasi dengan Purek III agar dapat melaksanakan pelantikan secepatnya.
“Kalau tanggal kita belum bisa memastikan karena kita belum ada hasil respon dari rektor ya kemudian kita juga belum ada diskusi lanjutan kan sama pihak kampus melalui Purek III,” ungkap Rezky.
Lebih lanjut lagi, Rezky mengatakan, akan melaksanakan Sidang Umum I setelah pelantikan terlaksana. Sidang tersebut nantinya akan melibatkan Himpunan Mahasiswa (Hima) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IISIP Jakarta.
Kurangnya anggota BPM, Rezky menjelaskan, pihaknya akan membuka perekrutan calon anggota kembali setelah pelantikan terlaksana.
“Targetan kita sampai dulu kepada tahapan pelantikan dan akhirnya kita membuat sebuah program nanti, program dasar sudah berjalan baru nanti di pertengahan mungkin nanti akan kita membuka open rekrutmen kayak gitu terkait kekurangan anggota ini, bagi teman-teman nanti kita akan buka untuk teman-teman yang masih mau belajar tentang legislatif atau yang mau ikut dalam badan legislatif mahasiswa,” jelas Rezky.
Reporter: Paundra Zakirulloh
Editor: M. Nur Alfiyan