JAKARTA, ELEVEN – Memasuki perkuliahan hybrid minggu ke-7, perpustakaan IISIP Jakarta terpantau belum beroperasi. Terkait hal tersebut, mahasiswa menilai perpustakaan berguna untuk efisiensi waktu dalam mengerjakan tugas perkuliahan, Senin (7/11/2022).
Mahasiswa Hubungan Masyarakat, Shally Kayla menjelaskan, perpustakaan sangat berguna untuk meminjam buku terkait mata kuliah. Ia beralasan, hal tersebut berkaitan dengan efisiensi waktu mengerjakan tugas perkuliahan.
“Perlu banget, salah satunya matkul yang pengen cari buku ya kaya buat matkul Komunikasi Lintas Budaya (salah satunya karya Deddy Mulyana) sama Kewarganegaraan,” jelas Kayla, Minggu (6/11/2022).
“Sebenarnya beli buku bukan perkara uangnya ya. Tapi efisiensi aja sih. Biasanya suka ada tugas ya dan deadline mepet. Kadang-kadang beli buku online suka nunggu waktu yang lama,” lanjut Kayla.
Serupa dengan Kayla, Mahasiswa Manajemen Komunikasi Saskia Putri menuturkan, ia tertarik membaca buku yang berkaitan dengan mata kuliah, seperti Komunikasi Lintas Budaya dan Manajemen Media Massa. Hal itu Putri lakukan agar dapat memahami materi perkuliahan.
“Buku-buku matkul sih soalnya ‘kan ada beberapa dosen suka ga kasih buku e-book,” tutur Saskia.
Kemudian, salah satu mahasiswa jurnalistik, Cornelia Angelica menilai, perpustakaan membuatnya lebih konsentrasi dalam mengerjakan tugas.
Mahasiswa Manajemen Komunikasi Katya Trasisti berharap, pihak kampus segera merenovasi perpustakaan karena ia menilai sudah tidak layak dikunjungi.
“Untuk segera direnovasi karena saya merasa perpustakaan iisip tidak layak untuk dibaca apa lagi untuk dikunjungi,” kata Katya.
Selanjutnya, Kayla menilai gedung perpustakaan sebaiknya diperbaiki dan dibersihkan. Selain itu, Ia berharap ada penambahan koleksi buku selain penunjang perkuliahan.
Reporter: M. Nur Alfiyan
Editor: Paundra Zakirulloh