identitas Film
Judul : Virgo and the Sparklings
Genre : Action & Superhero
Tanggal rilis : 2 Maret 2023
Durasi : 107 menit
Sutradara : Ody C. Harahap,
Pemain :
Adhisty Zara (Riani /Virgo), Satine Zaneta (Ussy), Mawar Eva De Jongh (Carmine), Ashira Zamita (Monica), Rebecca Klopper (Sasmi), Bryan Domani (Leo), Vania Valencia (Diva), Mentari Novel (Hannah), Daffa (Juna), Rachel Florencia (Yasmin)
Sinopsis Film :
Film ini mengisahkan kehidupan gadis remaja bernama Riani yang memiliki kekuatan yakni, meliputi sinestesia atau kemampuan melihat warna dari suara dan bunyi serta kekuatan pengendali api. Namun, kekuatan yang dimiliki sejak kecil itu belum mampu Riani kendalikan dengan baik sehingga kewalahan dan merugikan orang-orang di sekitarnya.
Situasi tersebut membuat Riani sering pindah dari satu sekolah ke sekolah lain, hingga akhirnya menetap dan melanjutkan sekolah di Bandung. Di sekolah barunya, Riani bertemu dengan Ussy dan Monica yang menjadi sahabatnya, mereka kemudian membentuk sebuah band bernama The Virgos. Seiring berjalannya waktu, Riani mulai membuka diri soal kekuatan super yang selama ini menjadi rahasianya dan mendapat respon positif oleh sabahatnya, hingga pada akhirnya mereka sepakat membantu Riani agar mampu mengendalikan kekuatan tersebut.
Proses adaptasi itu bersamaan dengan masalah penuh misteri yang melanda kota, banyak fenomena aneh dialami banyak orang setelah kerasukan energi misterius. Mereka yang terpapar energi itu tiba-tiba berubah menjadi begitu pemarah, dan hanya Riani yang bisa menyembuhkan mereka dengan kekuatan super tersebut. Ia pun mulai mencoba menggunakan kekuatan itu untuk kebaikan berkat bantuan sahabatnya.
Isi Resensi :
Film ini merupakan film ketiga dalam Jagat Sinema Bumilangit yang diproduksi Screenplay Bumilangit yang disutradarai oleh Ody C. Harahap. Meskipun bagian dari Jagat sinema Bumilangit, namun pada film ini mengambil arah yang berbeda dari film ‘Gundala’ dan ‘Sri Asih’. Alih-alih tampil dengan nuansa kelam dan konflik yang berat, film superhero arahan Ody C. Harahap ini disajikan dengan tone yang cenderung cerah demi menyesuaikan latar seputar remaja, hal ini seakan menjadi bukti bahwa kisah tentang superhero Indonesia bisa disajikan dengan konsep yang fleksibel.
Film ini mengangkat konflik yang sesuai dengan kehidupan remaja mulai dari bullying, rebutan cowok, pertengkaran antarsahabat, menyeimbangkan urusan sekolah dan mengejar mimpi, hingga hubungan anak dan orang tua. Secara narasi, film ini hadir dengan representasi cerita cenderung maju dan linear.
Kelebihan :
Penampilan Zara, Satine, Ashira, dan Rebecca berhasil membangun chemistry dengan sangat baik di sepanjang film ditambah lagi, mereka juga cukup berhasil membawakan karakter masing-masing yang kepribadiannya berbeda-beda. Momen musikal dari film ini juga terasa semakin asyik karena aksi Zara, Satine, dan Ashira terlihat sangat meyakinkan dalam memerankan anak band. Selain itu, visual cerah dan penuh warna yang ditampilkan film ini cukup berhasil memanjakan mata dan membuat visual filmnya terasa tidak monoton dan menciptakan suasana ceria.
Kekurangan :
Kekurangan pada film ini terletak pada kualitas CGI yang ditampilkan karena tidak sekonsisten Sri Asih, dan ada beberapa momen yang terlihat jelas bahwa CGI-nya kurang halus, khususnya di beberapa momen yang memperlihatkan Riani sedang terbang. Selain itu juga, konflik remaja yang dihadirkan terlalu banyak, saking banyaknya konflik yang diangkat di film ini ada beberapa konflik yang terasa dipaksakan supaya Riani terlihat memiliki banyak konflik di tengah pencarian jati dirinya sebagai superhero. Salah satu konflik yang paling mengganggu adalah ketika Riani disalahkan teman-temannya karena terlambat menyelamatkan orang kesurupan saat mereka sedang konser, Kemarahan teman-temannya Riani yang tidak jelas dasarnya terasa sekali dibuat agar Riani punya konflik dengan temannya sendiri.
Kesimpulan :
Film ini terbilang bagus karena menghadirkan suasana baru dari kebanyakan film superhero Indonesia lainnya meskipun efek CGI masih terlihat kasar dimata. Terdapat nilai moral yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari – hari sehingga film ini cocok ditonton oleh semua kalangan.
Reporter : Paundra Zakirulloh
Editor : M. Nur Alfiyan