JAKARTA, ELEVEN – Timnas Indonesia harus kalah dari Qatar dalam pertandingan piala Asia U-23 yang berlangsung di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Senin (15/04/2024) dini hari. Pratama Arhan dan kolega tumbang dengan skor akhir 2-0.
Mengawali babak pertama, pertandingan berjalan dengan tempo yang pelan. Qatar mendominasi permainan hingga menit ke-15 dan sering kali melakukan serangan melalui sisi kanan, namun tidak membuahkan hasil.
Qatar baru bisa menciptakan peluang emas pertamanya pada menit ke-17 karena kesalahan Komang Teguh di lini belakang. Momen tersebut berhasil dimanfaatkan oleh Mahdi Salem Almejaba yang langsung melepaskan tendangan, tetapi masih bisa diantisipasi kiper Ernando Ari.
Sementara itu, tim besutan Shin Tae Yong masih belum bisa keluar dari tekanan The Maroons hingga menit ke-30 yang membuat data statistik penguasa bola dikuasai tim tuan rumah hingga 57 persen. Rafael Struick dan kawan-kawan tampak belum nyaman memainkan bola, terlihat mereka kerap salah dalam mengirimkan umpan pendek sehingga bisa dicuri pemain lawan.
Lemparan jauh Pratama Arhan menjadi opsi dalam menembus pertahanan Qatar. Dari empat kali percobaan, hanya satu yang sukses mengancam gawang Qatar ketika bola berhasil ditanduk Muhammad Ferarri pada menit ke-36.
Tidak berhenti sampai situ, Rafael Struick juga berhasil mengancam pertahanan Qatar pada menit ke-38. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti membentur mistar gawang yang menjadi tendangan kedua untuk Pasukan Merah Putih di babak pertama.
Sayangnya, Wasit Nasrullo Kabirov menunjuk titik putih untuk Qatar pada menit ke-43 setelah meninjau ulang insiden yang melibatkan Rizky Ridho dan Mahdi Salem Almejaba lewat Video Assistant Referee (VAR). Ridho dianggap melakukan pelanggaran dan diberi kartu kuning, Khaleed Ali Binsabaa yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik sehingga skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama selesai.
Pada awal babak kedua, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Ivar Jenner diganjar kartu kuning kedua. Wasit Nasrullo Kabirov menganggap Ivar melanggar Saif Eldeen Hassan Fadlalla pada menit ke-46.
Sejatinya keputusan tersebut menuai kontroversi, sebab keputusan yang diberikan masih sangat bisa diperdebatkan. Ahmed Alrawi berhasil memanfaatkan tendangan bebas menjadi gol. Skor 2-0 untuk tim asal Timur Tengah tersebut.
Tidak tinggal diam, Shin Tae-yong berupaya melakukan perubahan di babak kedua dengan memasukkan Nathan Tjoe-A-On dan Ramadhan Sananta. Permainan Indonesia pun lebih mengalir dengan peluang lebih banyak tercipta, tetapi belum ada yang membuahkan hasil.
Berbagai upaya terus dilakukan Pasukan Garuda untuk menembus pertahanan Qatar pada sisa waktu pertandingan. Namun, pasukan Al Annabi bermain dengan tempo lambat dan para pemainnya kerap berjatuhan di lapangan membuat permainan Indonesia sulit berkembang.
Petaka kembali tercipta untuk Indonesia pada akhir babak kedua setelah Ramadhan Sananta dikartu merah oleh wasit karena melakukan pelanggaran keras terhadap Mohammed Aiash. Hingga peluit panjang ditiup, skor 2-0 bertahan untuk kemenangan Qatar.
Dengan hasil ini, Qatar memimpin klasemen sementara grup A dengan koleksi 3 poin disusul Australia dan Yordania yang sama-sama memiliki satu poin usai bermain imbang 0-0 pada pertandingan sebelumnya. Indonesia masih menjadi juru kunci klasemen.
Tim asuhan Shin Tae-yong selanjutnya bakal menghadapi Australia U-23 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha pada Kamis, 18 April 2024 mulai pukul 20.00 WIB.
Reporter: Paundra Zakirulloh
Editor: Mochamad Tegar