BOGOR, ELEVEN – Vihara Dhanagun Bogor tetap melestarikan tradisi ramalan Ciam Si pada perayaan Imlek, Rabu (29/01/2025). Pengunjung, baik Tionghoa maupun bukan, dapat mencoba meramal menggunakan batang bambu bertuliskan angka untuk mencari petunjuk masa depan.
Dari pantauan Eleven, pengunjung dan jemaat sedang mencoba ramalan tersebut dengan arahan dari pengurus vihara. Aktivitas ini menarik banyak orang yang ingin mengetahui nasib mereka di tahun baru.
Ciam Si sendiri berasal dari Tiongkok kuno yang awalnya digunakan oleh raja untuk mencari petunjuk sebelum mengambil keputusan penting. Konon, metode ini dianggap cara untuk mendapatkan restu dari dewa-dewa dalam menentukan kebijakan atau strategi perang.
Menurut Suhari, salah satu pengurus vihara yang memberikan arahan dalam memainkan Ciam Si, tradisi ini selalu ada di vihara. Umat yang datang untuk beribadah atau pengunjung dapat menggunakannya untuk meminta petunjuk terkait jodoh, rezeki, kesehatan, dan perjalanan.
“Ciam Si bukan hanya tentang meramal nasib, tetapi juga sebagai pengingat agar kita tetap waspada dan bijak dalam mengambil keputusan,” ujarnya.
Meskipun berasal dari zaman kerajaan kuno, Ciam Si tetap diminati dan dilestarikan hingga kini. Di berbagai kelenteng di Indonesia, terutama saat perayaan Imlek, banyak orang yang datang untuk meminta ramalan sebagai panduan dalam menghadapi tahun baru.
Reporter: Marsel Efraim Ananda
Editor: Khalisha Putri