makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Vihara Dhanagun Bogor Lestarikan Tradisi Ciam Si Saat Imlek

BOGOR, ELEVEN - Vihara Dhanagun Bogor tetap melestarikan tradisi ramalan Ciam Si pada perayaan Imlek, Rabu (29/01/2025). Pengunjung, baik Tionghoa maupun bukan, dapat mencoba meramal menggunakan batang bambu bertuliskan angka untuk mencari petunjuk masa depan.

Humas Himajur by Humas Himajur
31 Januari 2025
in E-Penerbitan
0

Sumber Foto: Khalisha Putri

0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR, ELEVEN – Vihara Dhanagun Bogor tetap melestarikan tradisi ramalan Ciam Si pada perayaan Imlek, Rabu (29/01/2025). Pengunjung, baik Tionghoa maupun bukan, dapat mencoba meramal menggunakan batang bambu bertuliskan angka untuk mencari petunjuk masa depan.

Related Posts

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

Dari pantauan Eleven, pengunjung dan jemaat sedang mencoba ramalan tersebut dengan arahan dari pengurus vihara. Aktivitas ini menarik banyak orang yang ingin mengetahui nasib mereka di tahun baru.

Ciam Si sendiri berasal dari Tiongkok kuno yang awalnya digunakan oleh raja untuk mencari petunjuk sebelum mengambil keputusan penting. Konon, metode ini dianggap cara untuk mendapatkan restu dari dewa-dewa dalam menentukan kebijakan atau strategi perang.

Menurut Suhari, salah satu pengurus vihara yang memberikan arahan dalam memainkan Ciam Si, tradisi ini selalu ada di vihara. Umat yang datang untuk beribadah atau pengunjung dapat menggunakannya untuk meminta petunjuk terkait jodoh, rezeki, kesehatan, dan perjalanan.

“Ciam Si bukan hanya tentang meramal nasib, tetapi juga sebagai pengingat agar kita tetap waspada dan bijak dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Meskipun berasal dari zaman kerajaan kuno, Ciam Si tetap diminati dan dilestarikan hingga kini. Di berbagai kelenteng di Indonesia, terutama saat perayaan Imlek, banyak orang yang datang untuk meminta ramalan sebagai panduan dalam menghadapi tahun baru.

Reporter: Marsel Efraim Ananda
Editor: Khalisha Putri

Next Post

Ratusan Lilin Merah Hiasi Imlek di Vihara Dhanagun Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

by Humas Himajur
19 Mei 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – Setelah vakum 11 tahun, Kongres Keluarga Mahasiswa (KM) IISIP Jakarta kembali digelar di Ruang AVA-B, Jumat (15/5/2026)....

Read more

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

May Day 2026, Buruh Kembali Tuntut Penghapusan Outsourcing

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu