makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Massa Lakukan Demonstrasi terkait Penolakan Pengesahan Omnibus Law

Demonstrasi yang dilakukan pada (08/10/2020) yang dihadiri oleh buruh, pelajar dan lebih dari 5.000 mahasiswa ini berfokus pada penolakan Omnibus Law

Humas Himajur by Humas Himajur
14 Oktober 2020
in E-Penerbitan
0

Demonstrasi yang dilakukan pada (08/10/2020) yang dihadiri oleh buruh, pelajar dan lebih dari 5.000 mahasiswa ini berfokus pada penolakan Omnibus Law

0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR, ELEVEN – Demonstrasi yang dilakukan pada (08/10/2020) yang dihadiri oleh buruh, pelajar dan lebih dari 5.000 mahasiswa ini berfokus pada penolakan Omnibus Law yang telah disahkan pada (05/10/2020), serta mendesak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-undangan (Perppu) untuk membatalkan Omnibus Law.

Related Posts

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Hari Sabtu 

Waspada Toksoplasmosis, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Penolakan pengesahan Omnibus Law ini dikarenakan beberapa pasal didalamnya dianggap kontroversial, dan merugikan masyarakat kecil. Pengesahan yang dinilai terburu-buru ini juga menjadi alasan yang memicu aksi demonstrasi yang dilakukan oleh, buruh, mahasiswa dan pelajar.

 

 

View this post on Instagram

 

MASSA LAKUKAN DEMONSTRASI TERKAIT PENOLAKAN PENGESAHAN OMNIBUS LAW BOGOR, ELEVEN – Demonstrasi yang dilakukan pada (08/10/2020) yang dihadiri oleh buruh, pelajar dan lebih dari 5.000 mahasiswa ini berfokus pada penolakan Omnibus Law yang telah disahkan pada (05/10/2020), serta mendesak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-undangan (Perppu) untuk membatalkan Omnibus Law. Selengkapnya cek instagram Eleven Penerbitan @elevenhimajur atau klik link website Himajur: https://himajur.com/ Follow instagram HIMAJUR MEDIA : @elevenhimajur @eleventv_ @elevenradio_ @elevenfotografi Subscribe YouTube HIMAJURIISIP Add line@ Himajur IISIP : @asj7609f #GunakanPenaMenulisdanBertindak #Himajur #IISIPJakarta #jurnalistik #elevenpenerbitan #eleventv #elevenradio #elevenfotografi

A post shared by HIMAJUR IISIP JAKARTA (@himajuriisip) on Oct 8, 2020 at 10:23pm PDT

Aksi demonstrasi yang ini dilakukan di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada (08/10/2020) dihadiri oleh ribuan mahasiswa, buruh, dan pelajar mengalami kericuhan karena massa aksi yang memaksa masuk ke Istana Merdeka, sempat dipukul mundur oleh anggota kepolisian yang melakukan blokade di sekitar daerah Istana Merdeka.

Aksi demo yang dilakukan di depan Istana Merdeka ini juga timbulkan kericuhan, seperti perusakan fasilitas umum, halte busway di kawasan Bundaran HI dan Sarinah, serta dibakarnya pos polisi di Simpang Tugu Tani.

Demonstrasi penolakan Omnibus Law ini tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga beberapa daerah di Indonesia, seperti di Bekasi, Tanggerang, Bandung, Malang, Tasikmalaya, hingga Gorontalo, dan masih banyak daerah lainnya.

Tidak hanya di Jakarta, kericuhan demo tolak Omnibus Law ini juga terjadi di Malang. Demo gagalkan Omnibus Law di Malang berakhir ricuh, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malang dilempari oleh massa demonstran.

Sedangkan di Bandung, Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat temui massa tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung Sate, Kota Bandung, sekitar pukul 14.10 WIB. Ridwan Kamil diberikan kesempatan oleh massa demonstran untuk menyampaikan hasil audiensi buruh dengan Pemprov Jawa Barat.

Pada aksi demonstrasi kali ini juga menyebabkan ada nya korban dari mahasiswa yang luka-luka, serta dilansir dari CNN Indonesia, anggota kepolisian mengamankan ratusan demonstran dari Surabaya dan Malang yang anarkis dan diduga membawa bom molotov.

Reporter: Audrey Mutiara Citra. P

Tags: headline
Next Post

Selamat Hari Radio Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

by Humas Himajur
8 April 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – BEM KM IISIP Jakarta bersama Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial (Hima Kesos) menggelar kegiatan bertajuk BERDAYA (Berbagi Edukasi...

Read more

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

Kawasan Glodok Dipadati Warga Saat Imlek 2026

Jakarta Light Festival 2025 Diadati Pengunjung

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Central Park Mall Hadirkan Sweetopia di Akhir Tahun 

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu