JAKARTA, ELEVEN – Ribuan massa padati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (21/02/2025), melanjutkan aksi “Indonesia Gelap”. Mereka menuntut perubahan terhadap kebijakan pemerintah. Aksi berawal dari protes terhadap kebijakan yang dinilai semakin membebani rakyat.
Dari pantauan Eleven, terlihat massa membawa berbagai atribut poster berisi tuntutan mereka terhadap pemerintah. Mereka juga kompak memakai pakaian serba hitam.
Efraim, pekerja swasta, rela mengambil cuti untuk ikut dalam aksi ini. Menurutnya, salah satu latar belakang utama dari aksi ini adalah ketidakmampuan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berbasis kajian mendalam.
“Kenapa hal itu jadi penting? Karena kebijakan yang tidak berbasis bukti sering kali menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan. Biasanya, kebijakan itu dikeluarkan dulu, viral, masyarakat marah, baru kemudian direvisi,” ujarnya.
Efrem menilai pembuatan kebijakan harus dilakukan dengan lebih hati-hati dan didasari oleh kajian mendalam. Penting agar kebijakan tidak hanya sekadar populer, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kebijakan yang tidak prorakyat dan tidak disusun dengan baik akhirnya membuat masyarakat lelah dan marah. Itulah kenapa kami turun ke jalan,” jelasnya.
Sebelumnya, aksi ini sudah digelar pada Senin, 17 Februari, dan Kamis, 20 Februari. Dengan semangat juang tinggi, Efrem dan demonstran berharap aksi ini menjadi langkah awal terciptanya kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Reporter : Khalisha Putri
Editor : Aura Putri Antari