makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Jangan Keliru, Ketahui Persamaan dan Perbedaan HIV/AIDS

Humas Himajur by Humas Himajur
1 Desember 2021
in E-Penerbitan
0
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR, ELEVEN – Setiap 1 Desember merupakan hari memperingati Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) sedunia atau dikenal World AIDS Day. Hari AIDS sedunia sejak 1 Desember 1988 ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat dunia terhadap wabah penyakit AIDS yang disebabkan oleh penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Related Posts

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Hari Sabtu 

Waspada Toksoplasmosis, Kenali Gejala dan Pencegahannya

HIV/AIDS tentunya tidak asing bagi masyarakat, sehingga banyak dari kita beranggapan bahwa HIV/AIDS merupakan hal yang sama, padahal keduanya menggambarkan kondisi yang sangat berbeda. Maka dari itu, Hari AIDS sedunia dapat menjadi momentum untuk meluruskan kekeliruan tersebut.

Perbedaan HIV dan AIDS

HIV adalah virus yang menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Virus ini hanya menginfeksi manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, sistem imun tidak bisa bekerja secara efektif dan lebih rentan terserang banyak penyakit. AIDS adalah sekumpulan gejala atau penyakit yang muncul akibat dari tahap lanjut infeksi HIV. Orang dengan AIDS jika tidak segera ditangani bisa berpotensi mengancam jiwa, dan orang dengan HIV/AIDS biasa disebut ODHA.

Penyakit HIV 

HIV pertama kali ditemukan sekitar tahun 1980-an di New York dan Los Angeles. Dilaporkan terdapat penyakit pada lelaki gay yang jarang ditemukan pada orang dewasa lainnya. HIV adalah retrovirus, yaitu sekelompok kecil virus yang menggunakan ribonukleat acid (RNA) sebagai tempat materi genetiknya.

Ketika HIV memasuki tubuh seseorang, virus ini membuat RNA yang tadinya rantai tunggal menjadi DNA berantai ganda. Jika DNA HIV tersebut memasuki nukleus sel pada tubuh inang, maka sel tersebut akan menjadi tempat produksi HIV. HIV secara spesifik menyerang sel darah putih limfosit-T bernama CD4.

Sel CD4 berfungsi sebagai sel pembantu untuk mengaktifkan dan mengordinasikan respons imun. Semakin banyak sel CD4 yang diserang oleh HIV, maka tubuh akan kehilangan kemampuannya untuk mengaktifkan imun ketika ada patogen yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu akibat yang akan dirasakan oleh penderita penyakit HIV adalah menjadi lebih rentan terkena penyakit.

Penyakit AIDS 

Dilansir dari http://spiritia.or.id/, bila jumlah CD4 kita di bawah 200 atau persentase CD4 di bawah 14% dan mengalami Infeksi Oportunistik (IO) tertentu, kita dianggap AIDS. Kemenkes secara resmi mengeluarkan daftar IO yang mendefinisikan AIDS, yang paling umum adalah:

  1. TB (tuberkulosis), dalam paru atau di luar paru;
  2. PCP, semacam infeksi paru;
  3. CMV (sitomegalovirus), infeksi yang biasanya memengaruhi mata; dan
  4. Kandidiasis, infeksi jamur dalam mulut atau vagina.

Gejala lain terkait AIDS yaitu kehilangan berat badan yang berlebihan dan masalah kesehatan lainnya. Jadi jika tidak diobati maka IO menjadi lebih gawat. Bisa kita simpulkan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi HIV akan mendapatkan AIDS. Banyak orang hidup dengan HIV selama bertahun-tahun tanpa mengembangkan menjadi AIDS karena berkat kemajuan dalam pengobatan, orang yang hidup dengan HIV dapat hidup dalam rentang hidup yang mendekati normal.

Seseorang dapat memiliki infeksi HIV tanpa AIDS, sedangkan siapa pun yang didiagnosis mengidap AIDS telah tertular HIV hingga stadium 3. Infeksi HIV tidak pernah hilang karena tidak ada obat untuk menyembuhkan orang yang menderita HIV, kecuali pengobatan untuk melawan infeksi dan penyakit yang ditimbulkan, seperti Terapi Antiretroviral (ART) berarti mengobati infeksi HIV dengan beberapa obat. Karena HIV adalah retrovirus, obat ini biasa disebut sebagai obat antiretroviral (ARV). ARV tidak membunuh virus itu. Namun, ART dapat melambatkan pertumbuhan virus. Waktu pertumbuhan virus dilambatkan, begitu juga penyakit HIV.

Tema Hari Aids Sedunia 2021

Meskipun dunia kesehatan telah membuat kemajuan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir, tetapi AIDS masih menjadi persoalan di sejumlah negara. Perpecahan, disparitas, dan pengabaian hak asasi manusia adalah beberapa kegagalan yang memungkinkan HIV masih menjadi krisis kesehatan global. Belum lagi dengan situasi pandemi Covid-19 memperburuk ketidakadilan dan keterbatasan akses layanan kesehatan pada ODHA. Untuk, itu World Health Organization (WHO) mengusung tema Hari AIDS Sedunia 2021 dengan “Akhiri ketimpangan. Akhiri AIDS.” Dengan tema ini, ada harapan untuk menjangkau orang-orang yang tertinggal, serta menyoroti ketidaksetaraan terhadap akses ke layanan kesehatan bagi ODHA. WHO menyerukan para pemimpin negara dan warga dunia untuk bersatu menghadapi ketidaksetaraan.

 

Reporter : Rivera Jesica S.

Editor : Siti Nurhaliza

Tags: AIDSE-PenerbitanheadlineHIV
Next Post

Cegah HIV/AIDS, Kajur Jurnalistik IISIP Tanggapi Pentingnya Pendidikan Seks

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

by Humas Himajur
8 April 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – BEM KM IISIP Jakarta bersama Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial (Hima Kesos) menggelar kegiatan bertajuk BERDAYA (Berbagi Edukasi...

Read more

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

Kawasan Glodok Dipadati Warga Saat Imlek 2026

Jakarta Light Festival 2025 Diadati Pengunjung

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Central Park Mall Hadirkan Sweetopia di Akhir Tahun 

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu