BOGOR, ELEVEN – Mi instan adalah makanan pilihan yang relatif murah dan cepat penyajiannya. Namun, makanan ini tidak baik untuk dikonsumsi terlalu sering saat sahur ataupun berbuka puasa.
Dengan berbagai macam rasa, harganya yang ekonomis, dan cara pembuatannya yang mudah, mi instan memiliki banyak penggemar. Banyak warga Indonesia yang menganggap makan mi instan adalah hal yang normal dan wajar.
Bahkan, saat bulan ramadhan ini, banyak yang hanya sahur dan berbuka dengan mi instan saja. Biasanya hal ini terjadi karena terlambat bangun tidur atau sedang malas untuk memasak bagi mereka yang tinggal sendirian saja.
Kebiasaan makan mi instan untuk sahur dan berbuka terlalu sering tidaklah baik untuk kesehatan tubuh. Ada beberapa alasan yang membuatnya tidak baik untuk tubuh.
Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (16/04/2022), menurut ahli gizi RS Indriati Solo Baru yakni Rista Yulianti Mataputun, SGz, sahur dengan mi instan sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena kandungan gizinya yang tidak cukup untuk menyokong tubuh selama puasa.
Kandungan dalam mi instan hanya mengandung sebagian besar karbohidrat atau kalori yang akan membuat orang yang mengonsumsinya lebih cepat lapar. Saat berpuasa, kadar gula darah pada orang akan menurun sehingga merasa lemas. Ditambah lagi jika tidak minum selama 14 jam, orang tersebut akan berisiko mengalami dehidrasi.
Maka dari itu, seseorang harus mengkonsumsi makanan yang mengandung sumber energi seperti protein, lemak, dan juga serat yang cukup. Untuk mengatasi ini biasanya warga Indonesia menambahkan telur dan nasi.
Tapi, apakah itu akan membuat semuanya akan jadi baik-baik saja untuk dikonsumsi terlalu sering? tentu saja tidak. Itu akan membuat kandungan karbohidrat menjadi bertambah dan berlebih.
Pada artikel Kompas.com hari Selasa (07/05/2019), Dr. Samuel dengan tegas melarang sahur dengan nasi, mi instan, dan telur.
“Kalau dia makan nasi dengan mi instan, itu artinya karbohidrat dengan karbohidrat yang sama-sama sederhana dan diserapnya cepat. Dia juga akan cepat lapar,” katanya.
Kelebihan karbohidrat juga akan membuat seseorang jadi mudah mengantuk. Jadi, untuk menyeimbangkannya harus disertai juga dengan buah yang banyak seratnya.
Selain buah, akan lebih baik kalau sahur dan berbuka dengan sayur dan daging. Sayur yang kaya akan serat dan daging yang memiliki kandungan protein akan jauh lebih baik untuk tubuh dibandingkan makan mi instan saja.
Reporter: Winona Nathania
Editor: Siti Nurhaliza