DEPOK, ELEVEN – Muhammad Zidni Ilman, Pembudidaya cacing tanah atau Lumbricus rubellus, bersama karyawannya membagikan proses pembersihan cacing yang nanti akan diolah menjadi obat atau suplemen di Karehkel, Leuwiliang, Bogor, Rabu (20/10/21). Kurang dari setahun Ilman sudah mendapatkan omzet belasan hingga puluhan juta rupiah dari penjualan obat atau suplemen cacing.
Mendengar kata cacing, orang pasti tau dengan hewan kecil dan menjijikan ini. Cacing tanah ini memiliki nama lain Lumbricus Rubellus. Tubuhnya yang kenyal, bergerak kesana kemari mencari tanah dan masuk kedalamnya cukup geli membayangkannya. Namun, cacing ini memiliki banyak manfaat sehingga beberapa orang merawat dan membesarkannya dengan sabar. Bahkan mereka menyediakan tempat khusus untuk budidaya cacing tanah tersebut.
Selain itu, hewan kecil ini ternyata memiliki nilai komoditas yang tinggi di pasaran. Nutrisi yang sangat melimpah pada cacing juga merupakan faktor yang membuat mereka memilih untuk beternak cacing. Meskipun terlihat menjijikan, menggelikan, dan menakutkan, kita tidak bisa lari dari manfaatnya yang beragam. Mulai dari obat-obatan, supplement, industri, hingga konsumsi lainnya.
Pembudidaya cacing tanah yang berasal dari Desa Karehkel, Leuwiliang, Bogor ini bernama Muhammad Zidni Ilman. Kurang dari setahun beliau sudah mendapatkan omzet belasan hingga puluhan juta rupiah, dengan menjual obat-obatan atau supplement kepada perusahaan.
Cacing tanah berwarna merah inilah yang mempunyai beragam manfaat. Satu cacing tanah setidaknya mengandung Protein 64-76, Lemak 7-10 %, Asam glutamat 8.98 %, Treonin 3.28%, Lisin 5.16%, Glycine 3.54, Energi 900-4100 kal, Mineral, Air, dan Asam amino paling lengkap.
Kanal : ElevenFotografi
Sumber Foto : Insan Sujadi
Reporter : Insan Sujadi
Editor : Insan Sujadi