JAKARTA, ELEVEN – Berita duka menyelimuti jagat sepak bola. Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Mantan pemain dan pelatih Timnas Argentina tersebut, meninggal di usianya yang genap 60 tahun.
Kabar meninggalnya Diego Maradona disampaikan langsung oleh akun Twitter resmi Asosiasi Sepak Bola Argentina, @afa. Tweet terbarunya menyampaikan melalui Presidennya, Claudio Tapia turut merasakan kesedihan atas meninggalnya legenda, Maradona.
“Asosiasi Sepak Bola Argentina, melalui Presidennya Claudio Tapia, mengungkapkan kesedihannya yang terdalam atas kematian legenda kita, Diego Armando Maradona. Anda akan selalu ada di hati kami,” cuitnya pada 23.37 WIB.
Salah satu jurnalis sepak bola ternama, Fabrizio Romano juga memberitakan terlebih dahulu terkait kepergian dari gol fenomenal ‘Si Tangan Tuhan’.
“Diego Armando Maradona telah meninggal dunia. Berita buruk. Tidak ada kata-kata. Luar biasa. RIP, Dios,” bunyi cuitannya di akun resmi Twitter @FabrizioRomano.
Sebelumnya, pada laporan media lokal, Senin (2/11/2020), Maradona dirawat di rumah sakit Ipensa di La Plata, Argentina. Menurut laporan AS, ia dilarikan karena anemia dan dehidrasi berat. Setelah pemeriksaan, Maradona mengalami pembekuan darah di otak.
Pengacara Maradona, Matias Morla mengungkapkan bahwa mantan bintang Napoli tersebut diperbolehkan meninggalkan rumah sakit dan menjalankan perawatan di fasilitas rehabilitasi.
“Diego ingin menjalani rehabilitasi dan dijadwalkan meninggalkan rumah sakit hari ini,” ujar Morla yang dikutip dari Reuters, Rabu (4/11/2020).
“Kabar baiknya, Diego sadar dan kondisinya solid,” tambahnya.
Tentunya, kepergian Maradona akan menjadi kesedihan untuk dunia olahraga, khususnya sepak bola. Aksi gol fenomenalnya akan selalu dikenang dari lapangan hijau. (FRS)
Reporter: Nur Rahmat Faris Febriarso