makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Film : King Richard

Humas Himajur by Humas Himajur
17 Desember 2021
in E-Penerbitan
0
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Identitas Film 

Related Posts

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Hari Sabtu 

Waspada Toksoplasmosis, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Judul : King Richard

Sutradara : Reinaldo Marcus Green

Produser : Tim White, Trevor White, dan Will Smith

Penulis Naskah : Zach Baylin

Pemain : Will Smith (Richard Williams), Aunjanue Ellis (Brandy), Saniyya Sidney (Venus Williams), Demi Singleton (Serena Williams), Tony Goldwyn (Paul Cohen), Jon Bernthal (Rick Macci), Mikayla LaShae Bartholomew (Tunde Price), Daniella Lawson (Isha Price), dan Layla Crawford (Lyndrea Price)

Genre : Biografi, drama, olahraga

Perusahaan produksi : WarnerMedia Company, Westbrook, Star Thrower Entertainment, dan Keepin it Reel

Distributor : Warner Bros. Pictures

Tanggal tayang : 2 September 2021

Sinopsis

King Richard (2021) merupakan film biografi Richard Wliiams, seorang ayah sekaligus pelatih atlet hebat Venus Williams dan Serena Williams. Ia memiliki lima anak perempuan dan istri bernama Brandy tinggal di Compton, California. Richard memiliki sifat percaya diri tinggi, gigih, semangat, dan sangat disiplin terhadap keluarganya. Keluarga mereka bukan keluarga kaya harta, melainkan kaya dengan bakat hebat. Ia menanamkan moto hidup pada anaknya yaitu, Kau gagal berencana, rencanamu pasti gagal. Ayahnya berkata jika mereka akan menjadi petenis hebat yang menghasilkan 14 miliar.

Richard dan Brandy dahulu merupakan seorang atlet, tetapi faktor usia membuat mereka mengubah haluan. Sekarang ini, Richard bekerja menjadi penjaga di pelayanan pajak, sedangkan istrinya seorang perawat. Kelima anak mereka bernama Serena, Venus, Tunde, Isha, dan Lyn. Serena dan Venus mempunyai darah atlet dari kedua orang tuanya. Keduanya pun dilatih setiap hari di lapangan umum yang kurang layak. Meskipun begitu mereka adalah keluarga yang bahagia. Semua putrinya pintar, semangat, ceria, dan penurut.

Ayahnya membuka lembaran majalah, mencari pelatih terkenal, dan mempromosikan mereka agar bisa dilatih menjadi petenis hebat. Mereka berdua pada akhirnya dilatih oleh Rick Macci dengan fasilitas kehidupan yang disediakan untuk keluarga Richard. Serena dan Venus mempunyai bakat yang hebat, namun Venus lebih unggul dibandingkan Serena. Venus mengikuti pertandingan bergengsi di Oakland melawan Arantxa Sanchez Vicario yang merupakan petenis nomor satu di dunia. Sayangnya ia kalah dengan skor imbang. Tetapi ia berhasil menarik penggemar dan pengusaha kaya serta mengimbangi Arantxa di pertandingan pertamanya selama vakum mengikuti pertandingan tiga tahun. Kehidupan mereka berubah, Venus menjalin kontrak dengan Reebok dengan bayaran 172 miliar saat usianya 15 tahun. Sedangkan Serena menyusul Venus menjadi atlet tenis.

Ulasan

King Richard merupakan nama panggilan seorang ayah yang memiliki lima orang putri bernama Serena, Venus, Tunde, Isha, dan Lyn. Mereka bermain tenis di lapangan umum. Richard merupakan ayah yang gigih. Siang hari ia melatih anak-anaknya dan malamnya bekerja menjadi penjaga di pelayanan pajak. Kelima anaknya terutama Serena dan Venus dilatih begitu keras agar menjadi atlet tenis hebat. Ia sangat percaya dan yakin Serena dan Venus akan menjadi petenis hebat yang mengguncangkan dunia, begitu pula istrinya. Namun Istri dari ibu lima anak itu sedikit kurang yakin karena keadaan kehidupan mereka yang pas-pasan. Walaupun begitu, kelima anak mereka selalu ceria dan patuh.

Richard menyadari keadaan mereka, maka ia meluangkan waktu untuk mencari pelatih terkenal lewat majalah dan pergi mendatangi pelatih tenis tersebut untuk mempromosikan kedua putrinya Serena dan Venus agar dapat dilatih. Kedua anaknya butuh pelatih yang mumpuni, karena mereka harus melangkah maju bukan hanya dilatih kedua orang tuanya dengan keadaan kaki richard yang sakit. Semangat dan kegigihannya untuk mendorong anaknya menjadi pemain tenis dari melatih hingga mencari pelatih hebat. Tidak hanya itu ia pun disiplin serta perhatian kepada semua anaknya, mencerminkan ayah yang baik.

Suatu hari Serena dan Venus diajak ayahnya ke perumahan konglomerat. Banyaknya rumah besar dengan halaman luas serba putih, mereka lewati selama perjalanan menggunakan mobil . Mereka pun sampai di rumah Paul yang sedang melatih petenis hebat yaitu Pete Sampras dan John McEron. Richard sebelumnya menghubungi pelatih Paul lewat telpon dan mengiriminya brosur sebagai upaya mempromosikan kedua anaknya mencari pelatih. Awalnya paul menolak kedatangan Richard dan menolak melihat bakat anaknya. Kemudian karena bujukan Richard, Paul pun setuju. Ia tertarik kemampuan Serena dan Venus saat diuji kemampuan tenisnya. Akan tetapi, Paul hanya akan menjadi pelatih Venus.

Saat Paul melatih Venus ditemani Richard, ia menyarankan mereka mengikuti pertandingan junior karena banyak petenis hebat diawali dari sana. Sejak saat itu Venus selalu memenangkan pertandingan junior. Karir Venus mulai terbentuk, ia sampai masuk surat kabar karena prestasinya mendapatkan kejuaran ke-17 di bagian Junior California Selatan selama kurang dari setahun. Walaupun begitu, Richard selalu meminta kepada putri-putrinya agar selalu rendah hati atas apapun pencapaian yang mereka dapat.

Serena pun diam-diam mengikuti pertadingan junior saat Venus bertanding. Akhirnya bukan hanya Venus yang mendapatkan piala, tetapi Serena juga mendapatkannya. Kemudian Richard meminta Rick Macci melatih Serena dan Venus. Rick Macci merupakan pelatih tenis yang menghasilkan atlet tenis terkenal, seperti Andy Roddick dan Jennifer Capriati. Setelah melihat permainan mereka, Rick terkesan dan menyetujui untuk melatih keduanya. Richard dan keluarganya pun menyetujui kontrak Rick dan pidah ke Florida. Dalam kontrak Rick akan membiayai kehidupan mereka.

Tiga tahun berlalu Venus melakukan pelatihan, akhirnya ia mengikuti pertandingan Turnamen Klasik Bank of the West di Oakland, California. Persetujuan Richard sangat sulit didapatkan untuk mengikuti pertandingan karena dalam pikirnya Venus terlalu muda untuk terjun kepertandingan bergengsi yang banyak tekanan. Ia tidak ingin membuat Venus tertekan dan menjadi tidak bahagia di usianya. Namun, kuatnya keinginan Venus mengikuti pertandingan dan yakin akan kemenangannya, ayahnya pun memperbolehkannya. Venus akan mewakili seluruh anak kulit hitam dan membuktikan bahwa orang kulit hitam bisa melakukan hal terbaik. Rasisme terhadap kulit hitam pun digambarkan dalam film ini.

Pada akhirnya permainan dimenangkan Arantxa Sanchez Vicario berasal dari Spanyol yang merupakan pemain tenis nomor satu di dunia dengan skor imbang melawan Venus Williams. Venus sangat sedih karena tidak dapat memenangkan pertandingan, tapi ayahnya bangga karena ia bisa membuat Arantxa gugup dan gemetar di pertandingan pertamanya. Setelah pertandingan itu, kehidupan keluarga Richard berubah. Venus menerima kontrak dengan Reebok dengan bayaran 172 miliar di umur 15 tahun. Lalu Serena menyusul Venus menjadi atlet tenis dua tahun kemudian. Venus pada usia 41 tahun telah lima kali memenangkan Wimbledon yang merupakan mimpinya. Wimbledon merupakan ajang kejuaraan tenis bergengsi yang menjadi slah satu dari empat turnamen tenis Grand Slam.

Kesimpulan

Film King Richard menggambarkan kegigihan Richard Williams, seorang ayah dari atlet tenis hebat yaitu Venus Williams menggapai mimpinya. Begitu pula keempat putrinya yang lain. Sebagai ayah Richard terus menempatkan kesabaran, semangat, kegigihan, pendidikan, dan keluarganya di atas semua kesuksesannya. Ia mempunyai rencana untuk mimpi keluarganya dan putrinya mempunyai bakat dan kegigihan yang diturunkan lewat darah orang tuanya. Film ini cocok dengan istilah Hasil tidak akan menghianati usaha. Ketegangan dan emosi berhasil diciptakan film ini.

 

Reporter : Annisa

Editor : Siti Nurhaliza

Tags: E-Penerbitanfilmheadline
Next Post

PMK LLC IISIP Gelar Baksos Pengganti Natal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

by Humas Himajur
8 April 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – BEM KM IISIP Jakarta bersama Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial (Hima Kesos) menggelar kegiatan bertajuk BERDAYA (Berbagi Edukasi...

Read more

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

Kawasan Glodok Dipadati Warga Saat Imlek 2026

Jakarta Light Festival 2025 Diadati Pengunjung

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Central Park Mall Hadirkan Sweetopia di Akhir Tahun 

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu