makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Film Pengabdi Setan 2 Communion, Hadirnya Kembali Teror Ibu

Humas Himajur by Humas Himajur
21 Agustus 2022
in E-Penerbitan
0
0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Identitas Film

Related Posts

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

Judul : Pengabdi Setan 2: Communion

Genre : Horor

Tanggal rilis : 4 Agustus 2022

Durasi: 119 menit

Sutradara : Joko Anwar

Pemain : Tara Basro (Rini), Ayu Laksmi (Ibu/Mawarni Suwono), Nasar Anuz (Bondi), Bront Palarae (Bapak/Bahri Suwono), Egy Fedly (Budiman Syailendra), Endy Afrian (Toni), Ratu Felisha (Tari), Jourdy Pranata (Dino), Muzakki Ramdhan (Wisnu), Fatih Unru (Ari), Nazifa Fatia Rani (Wina), Iqbal Sulaiman (Darto), dan Muhammad Adhiyat (Ian).

Sinopsis Film

Film Pengabdi Setan 2 Communion menceritakan tentang keluarga Suwono yang terdiri dari Rini, Bapak, Toni, dan Bonfi, yang berusaha menjalani kehidupan mereka setelah 5 tahun selamat dari kejadian horor pasca ibu meninggal dunia. Mereka mencoba membuka lembaran baru dengan tinggal di sebuah rumah susun tak terawat di Jakarta.

Rini masih berusaha untuk menggapai mimpinya meski kehidupannya makin sulit. Ia harus mengurus bapak dan adik-adiknya, serta memendam segala mimpinya untuk menyelesaikan studi.

Sedangkan Toni dan Bondi tumbuh sebagai remaja pada umumnya, yang menghabiskan masa puber mereka di rumah susun yang jauh dari peradaban. Tragedi kematian Ibu dan teror setelahnya, termasuk kepergian Ian, berusaha tak pernah disebut-sebut oleh keluarga Suwono meski trauma akibat kejadian tersebut masih terus membekas.

Sementara itu, bapak pergi bekerja nyaris tiap hari. Bapak pun tak pernah menjelaskan pekerjaannya kepada anak-anaknya. Ia hanya pergi dengan membawa koper misterius, yang ketika pulang bapak langsung memasukkan koper itu ke lemari, lalu menguncinya.

Hingga suatu hari, badai besar dikabarkan akan melanda Jakarta pada 16 April 1986. Badai tersebut diramalkan akan membuat banjir, terutama di kawasan daratan yang lebih rendah seperti lokasi rumah susun mereka. Padahal Rini sedang persiapan untuk merantau melanjutkan kuliah seperti yang ia impikan. Sebelum berangkat merantau, Rini sudah meminta keluarganya untuk mengungsi. Namun, bapak bersikeras tidak akan meninggalkan rusun itu.

Hingga kecelakaan mengerikan terjadi di rusun tersebut. Malam itu semakin suram dengan badai dan mati lampu serta jenazah penuh luka yang bersemayam di kamar mereka masing-masing. Rini pun mengurungkan niat untuk pergi dan tetap tinggal di rusun itu.

Sebagian besar penghuni rusun telah mengungsi karena tidak ingin terjebak badai. Sehingga bangunan tersebut menjadi begitu sepi dan menyeramkan.

Di tengah momen sepi dan terjebak badai tersebut, listrik rumah susun mati karena gardu terendam banjir. Saat itulah, malam panjang penuh horor dan teror terus terjadi, termasuk kedatangan kembali Ibu dan kelompok misterius yang menghantui Rini dan keluarganya.

Isi Resensi

Film Pengabdi Setan 2 Communion ini merupakan sekuel dari film Pengabdi Setan yang dirilis pada 2017 lalu. Film ini terbilang sukses, karena banyak orang yang menantikan kelanjutan dari cerita Pengabdi Setan yang pertama.

Pada film ini, Kita akan merasakan suasana tegang dan perjuangan Rini, Bondi, dan Toni yang berusaha keluar dari rusun tersebut.

Kelebihan

Kelebihan dari film ini terletak pada sound dan musik yang bernuansa jadul. Pada film Pengabdi Setan 2 ini juga akan semakin terasa horornya, dengan visualisasi gambar. Film ini tidak menggunaan CGI, sehingga gambar lebih nyata dan efek seram pun lebih alami.

Gedung nyata yang disesuaikan dengan alur cerita ini membuat film menjadi hidup. Film kedua ini lebih profesional, sehingga kesalahan-kesalahan yang ada di film pertama diperbaiki di film kedua.

Tidak berbeda dari film pertama, pemain film di part 2 ini mampu membawa penonton menjadi lebih histeris karena adegan yang diperankan natural dan sempurna.

Kekurangan

Kekurangan film Pengabdi Setan 2 ini tidaklah menjawab semua pertanyaan dari film pertama. Justru, penonton dihantam dengan pertanyaan dan kejanggalan baru pada film Pengabdi Setan 2 ini.

Akhir dari film ini pun masih membingungkan karena terdapat adegan-adegan yang tidak berurutan sehingga membingungkan para penonton.

Kesimpulan

Film ini bagus dan layak ditonton bagi para pecinta film horor. Sepanjang jalan cerita, penonton akan dibuat tertawa, emosi, dan juga ketakutan dari aktor yang berperan.

Tak hanya meneruskan cerita, pertanyaan-pertanyaan besar penonton yang tidak terjawab di film pertama Pengabdi Setan terjawab di film kedua ini, meskipun tidak semuanya.

Film ini juga memberikan kisi-kisi kalau film Pengabdi Setan sejatinya belum tamat. Ada beberapa pertanyaan yang sengaja menggantung kembali dan mungkin akan terjawab di film berikutnya.

 

Reporter: Sanrifa Akmalia

Editor: Siti Nurhaliza

Tags: 2022bioskopE-Penerbitanfilm hororheadlinePengabdi Setan 2Resensi Film
Next Post

Cacar Monyet Masuk Indonesia, Ini Perbedaannya dengan Cacar Air

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

by Humas Himajur
19 Mei 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – Setelah vakum 11 tahun, Kongres Keluarga Mahasiswa (KM) IISIP Jakarta kembali digelar di Ruang AVA-B, Jumat (15/5/2026)....

Read more

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

May Day 2026, Buruh Kembali Tuntut Penghapusan Outsourcing

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu