JAKARTA, ELEVEN – IISIP Futsal Clash 2025 (IFlash) memasuki babak final pada Selasa (28/01/2025). Puncak acara ini berlangsung di Lapangan Futsal Kampus IISIP Jakarta. Selama tiga hari pelaksanaan, IFlash sukses menarik partisipasi 16 tim dari berbagai sekolah di wilayah Jakarta.
Event dimulai sejak 25 Januari di Verno Futsal, Jagakarsa. Acara dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Mata Kuliah Event Organizer. Biaya pendaftaran sebesar Rp350.000 per tim, turnamen ini sukses menarik partisipasi 16 tim dari berbagai sekolah di wilayah Jakarta. Antusiasme peserta IFlash sangat tinggi hingga menyebabkan daftar tunggu.
Hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini tidak kalah menarik, yaitu uang tunai Rp2 juta untuk juara pertama, Rp1,5 juta untuk juara kedua, dan Rp800 ribu untuk juara ketiga. Selain itu, setiap pemenang akan mendapatkan piala dan piagam sebagai bentuk penghargaan atas kemenangan mereka.
Pertandingan semifinal hari ini mempertemukan empat tim unggulan, yaitu SMK Bina Mandiri, SMA Taman Madya, SMAN 6 Kabupaten Tangerang, dan SMAN 7 Depok. Babak seminifal dan final akan diselenggarakan bersamaan hari ini.
“Agenda hari ini semifinal sama perebutan juara 1, 2, 3 dan final. Semoga tidak hujan, acara berjalan lancar, dan iisip jakarta semakin dikenal,” ujar Azril.
Salah satu peserta, Muhammad Zakar Ananda Saputra dari Tim Futsal SMAN 6 Kabupaten Tangerang, mengungkapkan kebanggaannya mengikuti turnamen ini. Ia juga menambahkan bahwa timnya sering mengikuti turnamen setiap minggu sebagai bagian dari program kerja sekolah.
“Ini mungkin event terakhir saya di sekolah ini. Kami akan berjuang mati-matian untuk membawa nama baik sekolah. Dari program kerja dari ketua-ketuanya itu kita hampir setiap minggu ada turnamen,” tuturnya.
Untuk mendukung acara, penonton dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000. Meski demikian, suasana pertandingan tetap ramai oleh sorakan pendukung dari berbagai sekolah. Beberapa pendukung bahkan membawa properti seperti drum dan beragam alat musik demi menambah semangat para peserta di lapangan.
Reporter: Ani Ratnasari
Editor: Aura Putri Antari