JAKARTA, ELEVEN – Timnas Indonesia U-23 kembali mencetak sejarah setelah lolos ke babak semifinal ajang Piala Asia U-23 di Qatar dengan mengalahkan tim nasional Korea Selatan U-23. Bermain imbang 2-2 hingga genap menit ke-120, anak asuh Shin Tae-yong menang atas Macan Asia melalui drama adu penalti.
Korea Selatan sebenarnya berhasil mencetak gol lebih dahulu pada menit ke-7 melalui kaki Lee Kang-hee. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit memeriksa video assistant referee (VAR).
Salah satu pemain Korea Selatan ternyata sudah lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.
Skor antara Indonesia dan Korea Selatan pun masih 0-0. Kedua tim yang ingin melaju ke babak semifinal melakukan aksi jual-beli serangan. Pada menit ke-14, Garuda Muda berhasil menyarangkan bola ke gawang yang dijaga oleh Baek Jong-bum dan membuat skor menjadi 1-0.
Tim nasional U-23 Indonesia berhasil unggul lewat tendangan jarak jauh dari Rafael Struick. Pemain bernomor punggung 11 itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti Korea Selatan dan mengarah ke sudut kiri atas gawang.
Proses gol berawal dari akselerasi yang dilakukan oleh Nathan Tjoe-A-On saat membawa bola dan memberikan umpan ke Witan Sulaeman. Witan yang mendapatkan umpan kembali mengoper ke Marselino Ferdinan.
Pemain bernomor punggung 7 yang berada di luar kotak penalti itu segera melepaskan tendangan jarak jauh. Namun, bola hasil sepakannya berhasil dihalang oleh salah satu pemain asal Negeri Ginseng itu.
Bola yang berhasil dihalang oleh pemain belakang Korea Selatan jatuh di kaki Rafael Struick. Dia pun segera melepaskan tendangan menggunakan kaki kanannya. Kiper Baek Jong-bum yang berada di bawah mistar gawang tidak mampu menepisnya.
Korea Selatan yang tertinggal 1 gol berusaha menyamakan kedudukan. Anak asuh Hwang Sun-hong kian gencar melakukan serangan. Namun, serangan itu berhasil dipatahkan oleh pemain belakang Indonesia.
Tim kebanggaan tanah air tidak hanya bermain bertahan dengan tetap menyerang pertahanan Taeguk Warriors muda. Peluang emas terjadi untuk Indonesia pada menit 31. Peluang itu terjadi setelah Rafael dan Marselino memainkan umpan satu-dua.
Sayang, Marselino yang berada di depan gawang Korea Selatan dan berusaha mengarahkan bola ke tiang jauh kiper Baek tidak mampu mencetak gol. Bola masih melebar di sisi kiri gawang Korea Selatan.
Jelang turun minum babak pertama, serangan bertubi-tubi Korea Selatan terhadap lini pertahanan belakang Indonesia berbuah hasil. Pada menit 44, Taeguk Warriors muda berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.
Gol tercipta setelah bola sundulan Eom Ji-sung yang menerima umpan dari sisi kiri pertahanan Indonesia terkena pemain belakang Indonesia Komang Teguh. Dengan begitu, gol untuk Korea Selatan tercatat sebagai gol bunuh diri Garuda muda.
Pada menit 47, Rafael kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil memasukkan bola ke gawang Korea Selatan. Ivar Jenner yang memberikan umpan jarak jauh dari wilayah Indonesia ke Rafael tidak mampu diantisipasi oleh pemain belakang Korea Selatan.
Rafael berhasil lolos dari hadangan pemain belakang Korea Selatan yang berusaha membiarkan bola lewat untuk diambil oleh kiper. Komunikasi yang buruk antara pemain belakang dan kiper itu langsung dimanfaatkan pemain bernomor punggung 11. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan skuad merah putih.
Skor 2-1 bertahan sampai wasit meniup peluit dengan panjang sebagai tanda babak pertama telah usai. Pada babak kedua, Rizki Ridho dan kolega yang telah unggul masih tetap melakukan penyerangan dengan menciptakan beberapa peluang dari kaki struick dan Marselino.
Pada menit 70, Lee Young-jun mendapatkan kartu merah setelah menginjak kaki Justin Hubner. Korea Selatan bermain dengan 10 orang usai peran VAR kembali menguntungkan Indonesia.
Unggul jumlah pemain membuat Marselino Ferdinand dan kawan-kawan asik melakukan penyerangan. Sampai pada menit 83 Korea Selatan berhasil menyamakan kedudukan lewat serangan balik.
Kiper Baek yang berhasil menangkap umpan lambung dari pemain Indonesia memiliki visibilitas yang baik dan langsung mengirim bola ke Hong Yun-sang. Pemain bernomor punggung 10 itu berlari ke arah pertahanan Indonesia dan melepaskan umpan ke Jeong Sang-bin. Dia yang berhasil lewat dari penjagaan pemain belakang Indonesia berhasil mencetak gol ke gawang yang dijaga oleh Ernando Eri, skor berubah menjadi 2-2.
Skor imbang bertahan sampai babak kedua usai, dengan begitu pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Garuda Muda tampil menyerang, berbagai peluang juga tercipta dari kaki para pemain, sayang, tidak ada satu gol yang tercipta.
Skor imbang 2-2 bertahan sampai babak tambahan waktu usai. Untuk menentukan pemenang, pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Tim merah putih unggul 11-10 dalam adu penalti, sehingga lolos ke babak semifinal.
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan di semifinal dengan pemenang laga Uzbekistan vs Arab Saudi yang berlangsung pada Jumat (26/04/24) pukul 21.00 WIB. Skuad asuhan Shin Tae-Yong pun membuka peluang tampil di Olimpiade Paris 2024 yang akan digelar pada Juli mendatang.
Reporter: Paundra Zakirulloh
Editor: Muhammad Fazli Imtiaz