BOGOR, ELEVEN – Beberapa Himpunan Mahasiswa (Hima) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta akan mengadakan acara dengan dana cukup besar. Tidak cairnya dana kemahasiswaan, Ketua Umum Hima Kesejahteraan Sosial, Daud Khalifah menyatakan, alumni lebih berguna daripada kampus.
“Oh iyaa ada juga peran alumni Hima Kessos yang memberikan suntikan dananya untuk proker kita, jadi alumni lebih berguna dari kampus,” kata Daud saat diwawancarai Eleven via WhatsApp, Minggu (06/03/2022).
Acara yang akan dilaksanakan Hima Kesejahteraan Sosial yaitu ‘Hima Kessos Masuk Desa’. Acara ini berbentuk sosialisasi pengelolaan sampah di salah satu desa yang cukup tertinggal, sehingga membutuhkan dana yang besar. Terlepas dari peran alumni, Daud menjelaskan ia memang tidak berharap dari dana kemahasiswaan.
“Mengharapkan turunnya dana kemahasiswaan “sekarang”, sama aja berharap IISIP jadi kampus negeri. Jadi kami menghimpun dana untuk program tersebut dari sumber lain, seperti kolektif anggota himpunan sendiri dan ajuan proposal ke perusahaan yang memiliki program CSR. Karena sejalan dengan proker Hima kessos, yaitu berjalan di bidang pemberdayaan manusia,” jelas Daud.
Ketua umum Hima Hubungan Masyarakat, Aliefia Rizky justru sangat berharap dana kemahasiswaan cair karena terdapat tiga acara berbentuk internal maupun eksternal yang akan dilaksanakan pada Maret-April 2022. Ia mengaku, dengan tidak cairnya dana kemahasiswaan tersebut menimbulkan kesulitan dalam pencarian dana.
“Kalau dibilang sulit ya pasti sulit sih cari dana. Oleh karena itu, kami mengusahakan pengajuan proposal ke Kampus untuk pencairan dana kemahasiswaan. Karena kita kan buat acara juga untuk membawa nama baik kampus agar bisa terlihat, bahkan bisa sama kualitas dan pengalamannya dengan kampus lain,” ungkap Aliefia.
Upaya yang dilakukan Hima Hubungan Masyarakat saat ini adalah mencari sponsor untuk setiap acara dan membuat marchandise. Menurut Aliefia hal ini cukup efektif dan menguntungkan dalam pencarian dana.
Hima Hubungan Internasional (HI) juga akan melaksanakan acara secara offline pada 19 Maret 2022, yaitu HI Inagurasi. Wakil Ketua Umum Hima HI, Ranan menjelaskan acara tersebut membutuhkan banyak dana sehingga melakukan beberapa upaya dan berharap dana kemahasiswaan cair.
“Sejauh ini upaya kita ya menjalankan uang kas dan berjualan mug melalui dana usaha. Hima HI berharap banget si dana nya bisa cair, tapi sadar juga kalau sejauh ini ga bisa diharapkan juga, jadi kita harus pinter aja si menyesuaikan diri,” jelas Ranan.
Ranan juga menambahkan, terdapat kesulitan dalam menjual mug yaitu kurangnya antusiasme para pembeli dan proses mengantarkan barang karena ongkos kirim yang lebih mahal dibandingkan harga barangnya. Namun Ranan berharap dana dapat terkumpul, sehingga acara berjalan lancar.
Meski tidak ada kabar kapan dana kemahasiswaan cair, beberapa Hima tersebut tetap mengharapkannya. Ranan menegaskan, dana tersebut merupakan hak mahasiswa.
Reporter: Rivera Jesica S.
Editor: Siti Nurhaliza