BOGOR, ELEVEN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama mahasiswa aktif Institut Ilmu Sosial dan Politik (IISIP) Jakarta lakukan diskusi pada (13/11/2020) yang berujung pada sebuah aksi audiensi dengan Omar Abidin selaku Pembantu Rektor (Purek) tiga kemahasiswaan. Alih-alih dapat jawaban atas keresahan mereka, Omar Abidin kembali sarankan mahasiswa kirimkan surat untuk diskusi bersama rektorat.
Dalam audiensi, mahasiswa sampaikan keluhan terkait permasalahan yang terjadi selama kuliah online, namun Omar Abidin sebut dirinya bukan orang yang tepat karena tidak dapat memutuskan hal-hal yang berhubungan dengan bidang akademik. Omar sarankan mahasiswa kembali kirimkan surat legalitas untuk audiensi dengan rektorat dan bidang akademik.
“ini tulis surat sekali lagi, lalu bilang hasil pertemuan dengan gua tulis surat untuk bertemu pimpinan lain” jelas Omar, dikutip penjelasan dalam audiensi kemarin.

Namun Marly Salsabil selaku wakil ketua BEM IISIP Jakarta nyatakan bahwa sudah empat kali BEM mengirimkan surat untuk audiensi dengan rektorat, namun tak ada jawaban dan hanya terbalas dengan SK dari pihak kampus.
Pertemuan kemarin pun berakhir dengan belum adanya jawaban pasti mengenai keresahan mahasiswa, dan masih harus menunggu audiensi selanjutnya antara mahasiswa dengan rektor serta bidang akademik.
Reporter: Audrey Mutiara Citra. P.
Editor: Aida Fathira
View this post on Instagram