BOGOR, ELEVEN – Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta lulusan semester genap 2020/2021, mengeluhkan keterlambatan pihak kampus dalam pemberian ijazah dan kurangnya informasi wisuda. Asrul M. Mustaqim, Pembantu Rektor (Purek) I mengkonfirmasi bahwa ijazah telah ditandatangani dekan, Sabtu (29/01/2022).
Awalnya beberapa mahasiswa menanyakan pelaksanaan wisuda kepada pihak kampus. Namun, pihak kampus IISIP belum memberikan informasi terkait hal tersebut. Pada situasi pandemi ini mahasiswa berharap dapat melaksanakan wisuda secara daring seperti pelaksanaan wisuda perguruan tinggi lainnya.
Debora Panjaitan, salah satu mahasiswa Hubungan Internasional (HI) yang lulus pada periode tersebut mengeluhkan soal wisuda. Ia mengatakan bahwa semenjak lulus dirinya tidak menerima informasi apapun. Menurutnya, jika kampus IISIP tidak mengadakan wisuda secara daring setidaknya pihak kampus mengembalikan uang wisuda yang telah dibayar oleh mahasiswa.
“Tentu pasti mengeluh karena menyinggung uang, terlebih lagi teman-teman pasti ingin merayakan perjuangannya selama 4 tahun, bukan? Tapi kampus tidak kasih kepastian, informasi klarifikasi, ataupun lainnya. Kita pasti merasakan ketidakadilan kan,” ujar Debora saat diwawancarai Eleven via WhatsApp, Sabtu (29/01/2022).
Debora juga menyatakan bahwa adanya keterlambatan pemberian ijazah. Ia menjelaskan, setelah lulus kurang lebih dua bulan pihak kampus baru meminta verifikasi ulang data mahasiswa untuk penomoran ijazah nasional pada 18 Desember 2021.
Asrul M. Mustaqim selaku Purek I tidak banyak buka suara akan hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa dekan setiap fakultas termasuk fakultas ilmu komunikasi telah menandatangani ijazah.
“Tanya ke Dekan Fikom, kemarin beliau sudah menandatangani ijazah dan transkrip. Silakan,” kata Asrul saat diwawancaria Eleven via WhatsApp, Jum’at (28/01/2022).
Regista, salah satu mahasiswa jurnalistik lulusan periode tersebut juga mengaku terhambat mencari pekerjaan karna belum memiliki ijazah. Namun Ia juga menjelaskan, sekitar pukul 13.00 WIB pihak kampus meminta mahasiswa lulusan periode tersebut untuk mengisi link g-form pengiriman ijazah, Sabtu (29/01/2022)
Meskipun memasuki tahap pengiriman ijazah, tentunya mahasiswa mengharapkan adanya transparansi dan kejelasan informasi dari pihak kampus sehingga tidak menimbulkan kebingungan. Transparansi ini juga berlaku agar mahasiswa dapat menerima hak dengan sepenuhnya.
Hingga kini Eleven Penerbitan belum mandapatkan jawaban dari Mulharnetti Syas selaku dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) IISIP Jakarta. Kini mahasiswa hanya bisa menunggu informasi berikutnya dari grup whatsApp yang tersedia.
Reporter: Rivera Jesica S.
Editor: Siti Nurhaliza