JAKARTA, ELEVEN – Sejumlah masyarakat melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024) malam. Mereka melakukan demonstrasi terkait penolak hasil pemilihan umum (pemilu) 2024 yang dinilai ada kecurangan.
Berdasarkan pantauan reporter Himajur, setelah massa melakukan buka puasa bersama dan solat magrib berjamaah. Sekitar pukul 19.15 WIB massa mulai melakukan aksi bakar sampah dan ban bekas di area luar gedung KPU.
Mereka juga membawa spanduk berwarna merah-hitam bertuliskan “Jokowi Biang Kecurangan, Turunkan!!!”. Tulisan tersebut merupakan tanda ketidakpuasan mereka terhadap presiden Joko Widodo yang dinilai ikut andil di pemilu tahun ini.
Selain itu, mereka juga ikut mengawal rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU sampai tuntas tadi malam. Sebab dalam Undang-undang (UU) pemilu, KPU wajib menetapkan hasil pemilu nasional dalam waktu 35 hari setelah pencoblosan.
“Kami disini tidak akan pulang, selain kecewa dengan kecurangan yang telah terjadi dan sebelum KPU mengumumkan pemenang hasil pemilu 2024 karna sudah mencapai batas akhir dan itu sudah di atur dalam undang-undang pemilu” kata Ray aktivis masyarakat kepada wartawan, Rabu (20/3/2024).
Ray mengatakan jika para massa sudah melakukan aksi demonstrasi selama tiga hari berturut-turut bahkan ada yang sampai tidur di depan gedung KPU.
Massa meminta kejujuran dari KPU dan berharap tidak ada lagi kebohongan-kebohongan di dalam nya. Setelah hasil Rekapitulasi diumumkan massa juga akan mengawal sampai nanti hak angket selesai di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kan partai politik ada semua yang akan menggugat ke MK (apabila 02 menang), biarkan parpol yang mengajukan ke MK. Kita akan tetap kawal ketat sampai hak angket selesai,” ujar Ray.
Reporter: Khalisha Putri
Editor: Mochamad Tegar