DEPOK, ELEVEN – Suasana khusyuk menyelimuti misa malam Natal yang berlangsung di Gereja Santo Paulus, Depok, Selasa (24/12/2024). Tahun ini, misa Natal tidak hanya digelar di gereja utama, tetapi juga di Gedung Yohanes Paulus.
Pengalihan sebagian lokasi ibadah ini disebabkan oleh renovasi gereja utama, yang dimulai sejak 12 Oktober 2024 dan dijadwalkan selesai pada Maret 2025. Proses renovasi ini membatasi kapasitas ruang gereja, sehingga sebagian jemaat diarahkan untuk beribadah di Gedung Yohanes Paulus, yang berlokasi tidak jauh dari gereja.
Walaupun pelaksanaan misa terbagi di dua tempat, suasana ibadah tetap berlangsung dengan khidmat. Panitia gereja menyatakan antusiasme jemaat tidak berkurang meskipun terdapat keterbatasan ruang.
“Ya kalau kita melihat antusiasme jamaah sangat-sangat luar biasa, meskipun ruangan makin sedikit karena lagi renov, tapi antusiasnya luar biasa. Sehingga, kita sebagai panitia menyediakan bagaimana caranya, banyak sekali pos yang kita tambahkan. Kursi kita tambahin, jendela kita tambahin tetap saja antusiasme umat tetap ada, ” ungkap Diwon, selaku panitia misa Natal saat diwawancarai Eleven.
Dalam pelaksanaan misa Natal kali ini, panitia menyediakan lebih dari 1.500 kursi untuk menampung jemaat. Di Gereja Santo Paulus, kapasitas yang biasanya sekitar 600 kursi ditingkatkan menjadi 700 kursi. Sementara itu, Gedung Yohanes Paulus menyediakan sekitar 800 kursi, yang terbagi menjadi 400 kursi di setiap lantainya.
Renovasi gereja dilakukan dengan tujuan menciptakan tempat ibadah yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaat. Selama proses renovasi, pihak gereja telah menyiapkan berbagai penyesuaian agar aktivitas ibadah rutin maupun perayaan besar, seperti Natal, tetap berjalan lancar tanpa kendala.
Reporter: Ani Ratnasari
Editor: Khalisha Putri
Sumber Foto: Sekar Aulia