JAKARTA, ELEVEN – Harga telur ayam ras per kilogram (kg) mengalami kenaikan dan tidak stabil dibeberapa daerah selama Ramadhan, Sabtu (23/03/2024). Hal ini karena biaya pakan dan perawatan ternak yang melambung pasca Pemilu 2024.
Menurut data Panel Harga Pangan, Sabtu (23/03/2024), harga telur ayam ras berada di Rp31.590 per kg. Sebelumnya, pada Selasa (12/03/2024), tercatat di Rp13.720 per kg, hal ini menunjukkan kenaikan harga yang tinggi dalam beberapa hari.
Berdasarkan pantauan Eleven, kenaikan harga tersebut terjadi secara merata di berbagai wilayah, salah satunya di agen telur ‘Via’, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Arbi Nurrohman selalu pemilik agen tersebut mengatakan, harga normal untuk telur ayam ras sebelumnya mencapai Rp27.000 per kg, dengan harga eceran Rp2000 – Rp2.500 per butir.
“Saat ini lagi naik-naiknya, paling tinggi mentok di harga Rp32.000 dan ini terjadi pada semuanya ketika mulai berjalannya Pilpres. Sejak saat itu tidak stabil harganya,” kata Arbi saat diwawancarai langsung oleh Eleven.
Selain karena Pemilu 2024, Arbi juga menambahkan, penyebab lainnya juga dipicu dari pakan ternak ayam yang naik harganya. Diketahui, para peternak masih menggunakan pakan jagung yang mahal dengan harga Rp8.000 per kg sehingga mempengaruhi harga telur ayam ras.
“Memang dari sananya (peternak) juga mahal, seperti bahan pangan dan juga biaya perawatannya yang memang sedang melambung,” tutur Arbi.
Namun untuk saat ini Arbi mengatakan, harga telur mengalami penurunan di tempatnya yang semula Rp32.000 per kg, kini turun menjadi Rp30.000 per kg. Meski demikian, hal tersebut belum merata secara luas.
Arbi berharap harga telur ayam ras dapat cepat stabil dan stok barang selalu tersedia. Hal ini agar semua dapat terjual dengan harga normal secara menyeluruh.
Reporter: Muhamad Farhan
Editor: Paundra Zakirulloh