JAKARTA, ELEVEN – Gereja Katedral Jakarta menyambut perayaan Natal 2025 dengan menghadirkan dekorasi pohon Natal setinggi delapan meter dari bahan daur ulang, Rabu (24/12/2025), sebagai simbol pesan mendalam tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Pohon yang berdiri di halaman depan tersebut dibuat dari perpaduan karung goni dan batok kelapa, serta memanfaatkan ornamen barang bekas dari perayaan tahun sebelumnya.
Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta, Romo Albertus Hani Rudi Hartoko, menyatakan bahwa dekorasi ini merujuk pada Arah Dasar (Ardas) Keuskupan Agung Jakarta tahun 2026, yaitu “Keutuhan Alam Ciptaan”.
“Kami mengupayakan dekorasi Natal di Katedral menggunakan bahan-bahan daur ulang. Tahun ini, kami pakai bahan karung goni dan batok kelapa yang diatur dengan kreativitas. Sehingga, bisa memeriahkan Natal tahun ini dengan dekorasi yang baik,” ujar Romo Hani
Sekretaris panitia Natal, Monika, menambahkan bahwa pemilihan bahan daur ulang ini mengikuti arahan pastur paroki untuk mengintegrasikan tema lingkungan hidup ke dalam perayaan.
“Ini untuk ardas (arahan dasar) tahun depan soal lingkungan hidup. Jadi kita masukkan ke dalam situ. Beberapa dekornya pakai barang tahun lalu, terus ada batok kelapa bekas yang dibentuk, serta karung goni,” kata Monika saat ditemui di lokasi.
Dekorasi ramah lingkungan ini sekaligus melengkapi tema Natal 2025 yang diusung oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Perseketuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Keseluruhan persiapan melibatkan berbagai seksi panitia selama sekitar satu bulan, dengan pengerjaan dekorasi dilakukan dua minggu sebelum Natal.
Selain dekorasi, pihak gereja juga telah menyiapkan kapasitas hingga 5.000 jemaat untuk rangkaian misa melalui penyediaan tenda tambahan di area halaman.
Reporter: Ani Ratnasari
Editor: Kevin Dwiputra Kosasih