DEPOK, ELEVEN – Pohon dapat tumbuh di mana saja dan usianya pun dapat mencapai ratusan, bahkan ribuan tahun. Sayangnya, tidak semua pohon dapat hidup selama itu. Lalu, pohon apa yang dapat hidup selama ribuan tahun?
Salah satu pohon tertua di dunia ini adalah Methuselah yang berusia 4.853 tahun. Methuselah adalah nama pohon pinus bristlecone bernama latin Pinus longaeva. Hingga saat ini, pohon tersebut memegang rekor sebagai pohon tertua di dunia menurut Guinness Book of World Records.
Methuselah berada di White Mountains, California dan ditemukan oleh Dr Edmund Schulman pada 1957. Keberhasilan pinus bristlecone dalam berumur panjang, lantaran suhu di tempat ia tumbuh sangat dingin hembusan angin kencang.
Selain itu, tingkat pertumbuhan Methuselah yang lambat membuat pohon pinus bristlecone tahan terhadap serangga, jamur, busuk, dan erosi. Serta, kurangnya vegetasi di tempat mereka tumbuh membuat pohon tersebut jarang terkena kebakaran hutan.
Selanjutnya, peringkat kedua dalam daftar pohon tertua di dunia adalah Cemara Patagonian atau Alerce (Fitzroya cupressoides). Pohon ini mendapat julukan Gran Abuelo atau kakek buyut dalam bahasa Spanyol dan tumbuh di jurang Andes, Chili.
Para ilmuwan telah lama percaya, Gran Abuelo merupakan makhluk hidup tunggal tertua di planet ini. Hal tersebut sedang dibuktikan oleh seorang peneliti asal Chili bernama Jonathan Barichivich, menggunakan teknik rumit untuk menentukan usia pohon tersebut.
Jika benar terkonfirmasi, maka pohon itu menjadi pohon tertua di dunia yang terbaru. Hingga sekarang, belum ada pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Gran Abuelo menjadi pohon tertua di dunia. Hal itu lantaran metode yang digunakan Barichivich kurang valid.
Reporter: Sanrifa Akmalia
Editor: Paundra Zakirulloh