makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Resensi Film: Wonka (2023)

Menceritakan kisah seorang anak laki-laki bernama Willy Wonka yang memiliki kenangan hangat bersama ibunya saat kecil.

Humas Himajur by Humas Himajur
24 Desember 2023
in E-Penerbitan
0

Wonka (2023) Sumber : cinemaexpress.com

0
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ELEVEN –

Related Posts

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

  • Identitas Film

Judul : Wonka
Gendre : Adventure, Family, Musical
Tanggal Rilis : 6 Desember 2023
Durasi : 1 Jam 56 Menit
Sutradara : Paul King
Pemain : Thimothée Chalamet (Willy Wonka), Hugh Grant (Oompa-Loompa), Rowan Atkinson (Priest), Sally Hawkins (Willy’s Mother), Matt Lucas (Prodnose), Mathew Baynton (Fickelgruber), Olivia Colman (Ny. Scrubbit), Calah Lane (Noodle), Paterson Joseph (Slugworth), Freya Parker (Miss bon bon), Murray McArthur (Ship’s Captain), Tracy Ifeachor (Noodle Mother).

  • Sinopsis Film

Menceritakan kisah seorang anak laki-laki bernama Willy Wonka yang memiliki kenangan hangat bersama ibunya saat kecil. Meski hidup kekurangan, setiap pulang bekerja ibunya selalu membawa satu biji kakao yang kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi cokelat untuk hadiah ulang tahun Wonka.

Ketika sang ibu tiada, mimpi membangun toko cokelat menjadi keinginan besar demi mewujudkan dan membawa kenangan sang ibu. Wonka mulai mewujudkan mimpinya, dia datang ke sebuah kota dengan tujuan bisa membangun toko cokelat impiannya di area Galleries Gourment, tempat yang di kenal dengan deretan toko cokelat terbaik di dunia.

Namun, mimpinya sedikit terhalang ketika ia terjebak dalam perjanjian dengan Mrs. Scrubbit (Olivia Colman) yang licik dan tidak hanya itu, ketika di penginapan miliknya, Wonka bertemu dengan Noodle (Calah Lane) serta empat orang lainnya yang akan membantu Wonka karena mereka juga menjadi korban kelicikan Mrs. Scrubbit.

Mereka berlima akan membantu Wonka untuk mewujudkan impiannya serta mengalahkan sistem kecurangan dari tiga pengusaha cokelat yang licik dan polisi yang korup di kota tersebut.

  • Kelebihan

Film Wonka memiliki genre musical, yang mungkin akan terasa tricky bagi orang yang tidak terlalu menyukai gendre ini. Namun, durasi penampilan musical dipadu dengan koreografi yang apik yang terus membangun jalan cerita, sehingga kelebihan Wonka yang akan membuat para pecinta film non-musical bisa tetap menikmatinya. Terlebih lagi untuk anak-anak yang menonton film ini pasti akan terbawa asik dengan musical dan koreografi yang ditampilkan.

  • Kekurangan

Dari segi narasi, film Wonka kali ini sangat berbeda dengan film Willy Wonka & Chocolate Factory, dan Charlie and Chocolate Factory. Karena film Wonka kali ini berfokus pada bagaimana Wonka belajar meracik cokelat khasnya selama bertahun-tahun.

Sebenarnya, semua film Wonka memiliki akhir kisah yang selesai, di mana setiap karakter mempunyai endingnya masing-masing. Namun, masih ada pertanyaan yang belum terjawab tentang kehidupan Willy Wonka yang sebenarnya di masa lalu itu seperti apa.

Apa lagi jika kamu telah menonton Willy Wonka & Chocolate Factory, atau Charlie and Chocolate Factory, sebelumnya. Pada film Wonka jika Willy Wonka kecil tinggal bersama ibunya dan menjadi inspirasi untuknya menggapai cita-citanya untuk membuka toko cokelat miliknya. Namun, pada film Charlie and Chocolate Factory, Wonka kecil memiliki cerita tersendiri oleh ayahnya.

  • Kesimpulan

Secara keseluruhan film Wonka ini memiliki alur cerita yang berbeda dengan Wonka-wonka sebelumnya, dan film Wonka kali ini mampu menghasilkan kesan yang lebih fantasi dan lebih mengetahui perjalanan Wonka ketika memulai cita-citanya.

 

Repoter: Novia Intan
Editor: Paundra Zakirulloh

Tags: 2023E-PenerbitanheadlineResensi FilmWilly WonkaWonka 2023
Next Post

Resensi Film: Siksa Neraka (2023)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

by Humas Himajur
19 Mei 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – Setelah vakum 11 tahun, Kongres Keluarga Mahasiswa (KM) IISIP Jakarta kembali digelar di Ruang AVA-B, Jumat (15/5/2026)....

Read more

Setelah Vakum 11 Tahun, Kongres KM IISIP Jakarta Kembali Digelar

Nilai Tukar Rupiah Terpuruk, UMKM Ikut Terdampak

Kemendikti Kaji Penutupan Prodi, Dinilai Tak Relevan dengan Dunia Kerja

BEM IISIP Jakarta Gelar “Project Morphy” Tingkatkan Kreativitas Fotografi Mahasiswa

May Day 2026, Buruh Kembali Tuntut Penghapusan Outsourcing

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu