makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Tahun Baru Imlek dan Perayaannya

Humas Himajur by Humas Himajur
13 Februari 2021
in E-Penerbitan
0

Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek yang diselengarakan pada Jumat, 12 Febuari 2021 mengakhiri tahun Shio Tikus Logam dan akan menjadi awal tahunannya Shio Kerbau Logam.

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ELEVEN, BEKASI – Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek yang diselengarakan pada Jumat, 12 Febuari 2021 mengakhiri tahun Shio Tikus Logam dan akan menjadi awal tahunannya Shio Kerbau Logam.

Related Posts

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Hari Sabtu 

Waspada Toksoplasmosis, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Arti dan Tujuan Imlek                                           

Sebelum merayakan Imlek, orang Tionghoa akan membersihkan rumah dari sampah dan debu, dengan tujuan untuk mempersiapkan diri agar seseorang bersih secara lahir dan batin pada hari tahun baru.

Perayaan Imlek dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur atas rejeki selama setahun dan berharap kemakmuran akan datang di tahun depan. Dalam sejarah penduduk Tiongkok kala itu, Imlek merupakan pesta penyambut musim semi dimana pendunduk Tiongkok menggantungkan hidupnya dari bertani, maka mereka merasa hidup kembali setelah mengalami musim dingin yang suram.

Pada dasarnya, perayan Imlek melambangkan keharmonisan dalam tata kehidupan di muka bumi, untuk itu, perayaan Imlek harus jadi momentum ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas kebaikan alam.

Setelah melalui tradisi Ceng Beng, dimana bukan hanya membersihkan rumah tetapi memberisihkan kuburan leluhur dengan tujuan rasa hormat kepada leluhur yang sudah meninggal, lalu setelah merayakan Imlek, lima belas hari kemudian akan merayakan Cap Go Meh sebagai akhir dari ragkaian perayaan.

Sejarah Imlek di Indonesia                                      

Dalam sejarah panjangnya, perayaan Imlek tidak dapat dirasakan seperti ini pada masa Orde Baru dimana Soeharto masih berkuasa atas Indonesia. Berdasarkan Inpres Nomor 14 Tahun 1967 yang berisi pelaksanaan Imlek yang harus dilakukan secara internal dalam hubungan keluarga dan perseorangan. Perayaan-perayaan pesta agama dan adat istiadat China dilakukan secara tidak mencolok di depan umum, melainkan dilakukan dalam lingkungan keluarga.

Hingga akhirnya dalam masa jabatan Presiden Habibie menerbitkan Inpres Nomor 26 Tahun 1998 yang berisikan tentang penghentian penggunaan istilah pribumi dan non-pribumi dalam penyelengaraan pemerintah. Lalu Gus Dur mengeluarkan Inpres nomor 6 Tahun 2000 yang isinya mencabut Inpres yang dibuat oleh Soeharto, hingga kebijakan Presiden Megawati yang menindaklanjuti dengan Keppres Nomor 19 Tahun 2002 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur nasional.

Tradisi Imlek                                                            

Ornamen serba merah sudah tak asing ditemui pada saat perayaan Imlek. Warna merah sendiri dipercaya membawa keberuntungan dan juga melambangkan kekuatan serta kesejahteraan. Konon katanya, warna ini dapat mengusir Nian atau sejenis mahlakuk buas yang hidup di dasar gunung atau laut yang keluar saat musim semi atau tahun baru Imlek.

Salah satu tradisi yang selalu ditunggu-tunggu pada saat Imlek adalah menerima angpao dari orang yang lebih tua. Angpao hanya boleh diberikan oleh orang yang sudah menikah kepada yang belum menikah saja. Angpao sendiri pun merupakan symbol pemberian rezeki kepada anak-anak dan orang tua.

Reporter : Anasthasya Angel                                           

Editor      : Audrey Mutiara

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ELEVEN (@elevenhimajur)

Tags: E-PenerbitanheadlineImlek
Next Post

Pandemi, Tak Surutkan Masyarakat untuk Rayakan Imlek di Vihara Avalokitesvara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

by Humas Himajur
8 April 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – BEM KM IISIP Jakarta bersama Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial (Hima Kesos) menggelar kegiatan bertajuk BERDAYA (Berbagi Edukasi...

Read more

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

Kawasan Glodok Dipadati Warga Saat Imlek 2026

Jakarta Light Festival 2025 Diadati Pengunjung

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Central Park Mall Hadirkan Sweetopia di Akhir Tahun 

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu