JAKARTA, ELEVEN – Telegram adalah aplikasi pesan instan yang didirikan oleh Pavel dan Nikolai Durov, pertama kali diluncurkan pada 14 Agustus 2013. Sejak itu, Telegram semakin menarik perhatian pengguna di seluruh dunia, bersaing ketat dengan WhatsApp yang sudah lebih dulu populer.
Dikenal dengan kebijakan privasi yang ketat dan berbagai fitur inovatif seperti grup besar, channel, bot, serta penyimpanan cloud, Telegram terus berkembang pesat. Keunggulan-keunggulan ini menjadikannya semakin diminati, dengan popularitas yang terus meningkat di kalangan pengguna.
Pada 2024, Telegram diperkirakan memiliki sekitar 800 juta pengguna aktif, meskipun jauh tertinggal dibandingkan WhatsApp yang memiliki lebih dari 2,5 miliar pengguna aktif global. Namun, keduanya terus menarik minat pengguna, menjadikan persaingan mereka semakin ketat.
Dengan menghadirkan pembaruan dan fitur yang relevan, Telegram semakin memperkuat posisinya sebagai alternatif utama WhatsApp. Aplikasi ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan mengubah lanskap aplikasi pesan instan di masa depan.
Meskipun menghadapi tantangan, Telegram berhasil menunjukkan keunggulannya sebagai platform komunikasi yang aman dan fleksibel. Ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah Telegram dapat menandingi dominasi WhatsApp di pasar global.
Reporter : Ainina Rahma
Editor : Khalisha Putri