JAKARTA, ELEVEN – BPM tidak akan melakukan pelantikan dengan anggota yang baru terpilih, setelah mendapat persetujuan dari Rektor untuk mereshuffle kabinetnya. Namun, mereka akan tetap menjabat bersama dengan jajaran yang baru hingga kepengurusan BPM memasuki masa demisioner.
Ketua BPM, Rezky Juliyansyah menuturkan bahwa waktu yang sempit tidak memungkinkan untuk melakukan pelantikan. Meski begitu, Pihak kampus menyetujui agar anggota BPM bisa langsung menjalankan tugasnya tanpa ada pelantikan.
“Kalo alasan khusus dari pihak kampus yang mengizinkan BPM untuk menjalankan tugas tanpa pelantikan itu tidak ada. Tetapi kita memiliki surat Keputusan Rektor yang menyatakan bahwa BPM semasa kepemimpinan saya sudah menjadi organisasi resmi,” kata Rezky Juliyansyah saat diwawancarai Eleven, Jumat (21/6/2024).
“Melihat sisa waktu periode terakhir BPM hingga 30 Juni, kita tidak akan melakukan pelantikan karena prosesnya rumit dan lama. Selain itu, masih banyak hal penting lainnya yang harus dilakukan,” sambungnya.
Menariknya anggota lama BPM tidak turun jabatan, meskipun terdapat anggota baru. Rezky mengatakan bahwa proses yang saat ini berjalan masih melibatkan anggota lama dan di sisi lain, anggota baru juga ditugaskan untuk membantu kepengurusan BPM hingga demisioner.
“BPM yang sekarang masih melibatkan anggota yang lama tapi dibantu sama temen-temen yang maju ke periode selanjutnya. Artinya restruktur hari ini tanpa pelantikan dan menjadi anggota sementara untuk membantu sampai tahapan demisioner atau tahapan akhir masa BPM,” ujar Rezky.
Reporter: Muhammad Farhan
Editor: Paundra Zakirulloh