makan ads kontol mu itu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
No Result
View All Result
himajur.com
No Result
View All Result

Hima dan UKM Angkat Bicara Soal Pendelegasian BPM 

Humas Himajur by Humas Himajur
17 Juni 2022
in E-Penerbitan
0
0
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ELEVEN – Beberapa Himpunan Mahasiswa (Hima) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) angkat bicara terkait persyaratan dari Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM) untuk memberikan delegasinya. Hal itu lantaran tidak semua Hima dan UKM mudah menentukan siapa delegasi yang akan diberikan untuk BPM.

Related Posts

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Hari Sabtu 

Waspada Toksoplasmosis, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Sebelumnya, Ketua BPM Muhammad Rezky Juliansyah menjelaskan, pendelegasian anggota Hima dan UKM bertujuan meringkas struktur organisasi. Ia menilai, delegasi Hima dan UKM nantinya sudah mewakili keseluruhan mahasiswa IISIP Jakarta.

“Alasan pertama agar kita tidak lagi memakai fraksi dari masing-masing himpunan atau UKM karena sudah disediakan untuk daftar, kedua karena untuk menyimpulkan struktur agar tak membuang banyak anggota maka kita tidak memakai fraksi, ketiga karena himpunan dan UKM cukup mewakilkan mahasiswa IISIP secara umum,” jelas Rezky saat diwawancarai Eleven, Senin (13/06/2022).

Ketua Umum Keluarga Mahasiwa Katolik (KMK) Phos Gnosis, Ayu Novita Sari tidak mempermasalahkan penghapusan fraksi pada struktur BPM. Namun, ia menilai hal itu akan menjadi kendala jika tidak semua Hima dan UKM memberikan delegasi.

“Kalo dari semua Hima UKM memang mengirimkan wakilnya di BPM, ga masalah deh sepertinya, karena kan udah ada wakilnya tadi. Tapi ini berlaku kalo semuanya hima ukm kirim delegasi ya, kalo engga kayaknya malah jadi kendala deh, takutnya ga transparan dan sebagainya,” kata Ayu, Selasa (14/6/2022).

Sedangkan Ketua Hima Administrasi Bisnis, Rania Cahya Aulia menilai, penghapusan fraksi akan menyulitkan Hima dan UKM. Baginya, keberadaan fraksi mampu memudahkan Hima dan UKM menyampaikan pendapat pada BPM.

Meskipun sudah memberikan 2 calon untuk anggota BPM, Rania menjelaskan, Hima yang ia pimpin kesulitan saat menentukan delegasi.

“kalo untuk di Himabis sendiri, kebetulan banyak yg jadi ketua atau wakil di luar Hima, ikut organisasi lain, dan ada juga yang punya kegiatan selain kuliah jadi banyak dari temen-temen yang takut ga bisa handle ketika nantinya jadi anggota BPM karena terlalu banyak kesibukan,” jelas Rania.

Sementara itu, Station Manager Obtai Radio, Alya Shafa mengatakan, pendelegasian anggota Hima/UKM akan memberikan kemudahan karena sudah mewakili mahasiswa IISIP Jakarta secara umum.

“kalau menurut aku memberikan kemudahan, karena kan tujuan membentuk BPM ini untuk mencairkan uang Hima dan UKM yg udah lama ga diterima dari masing-masing organisasi. Jadi delegasi dari Hima UKM aja udah cukup,” ujar Alya, Selasa (14/6/2022).

Tetapi, menurut Alya mekanisme pendelegasian ini sedikit memaksa.

“Karena posisinya disini aku ada di UKM yang mana UKM ga wajib ngirim delegasi tapi bukan berarti ga ngirim, menurut gua ga ada paksaan. Lain halnya sama Hima yang memang diwajibkan untuk ngirim delegasi 2 orang minimal, maksimal 5. Kalau diliat dari hima yang diwajibkan mungkin sedikit ada paksaan, karena kan gak semua Hima punya SDM yang banyak,” katanya.

Senada dengan Alya, Koordinator Umum Persekutuan Mahasiswa Kristen Live and Life in Christ (PMK LLC), Kezia August menjelaskan, pendelegasian memberikan kemudahan. Hal itu karena anggota dipilih secara internal yang kemampuannya tidak perlu diragukan.

“Sangat memberikan kemudahan. lebih baik begitu karena delegasi Hima UKM yang dipilih itu pasti sudah dipilih secara internal terlebih dahulu, jadi soal kapabilitas ga ada lagi yang perlu diragukan,” kata Kezia, Selasa (14/6/2022).

Ayu menyarankan, BPM lebih semangat melaksanakan sosialisasi, agar mahasiswa IISIP Jakarta tidak ragu untuk mendaftarkan diri menjadi anggota BPM. Sementara Daud menilai, sosialisasi sebaiknya dilaksanakan secara offline, sehingga mahasiswa IISIP Jakarta semakin tertarik untuk mencalonkan diri.

 

Reporter: M. Nur Alfiyan

Editor: Siti Nurhaliza

Tags: BPME-PenerbitanheadlineHimaIISIP Jakartaketua bpmUKM
Next Post

Ketua BPM Anggap Hima/UKM 'Kurang Responsif', Ini Tanggapan Mereka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

E-Penerbitan

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

by Humas Himajur
8 April 2026
0

JAKARTA, ELEVEN – BEM KM IISIP Jakarta bersama Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial (Hima Kesos) menggelar kegiatan bertajuk BERDAYA (Berbagi Edukasi...

Read more

BEM dan Hima Kesos IISIP Gelar Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak

Gemerlap Imlek 2577 di Jantung Glodok

Kawasan Glodok Dipadati Warga Saat Imlek 2026

Jakarta Light Festival 2025 Diadati Pengunjung

Deretan Film Rilis Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Central Park Mall Hadirkan Sweetopia di Akhir Tahun 

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Resensi Film: Agak Laen (2024)

by Humas Himajur
14 Februari 2024
1

Korean Lunch Box Cake, Kue Mini dan Unik

by Humas Himajur
28 September 2021
1

Perayaan Natal di Gereja GPIB Pengharapan Cibinong

by Humas Himajur
25 Desember 2020
0

Himajur

Gunakan Pena Menulis dan Bertindak.

Navigasi
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv
Menu
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
© 2020 Himajur – Himpunan Mahasiswa Jurnalistik
No Result
View All Result
  • Home
  • E-Penerbitan
  • E-Radio
  • E-Foto
  • E-Tv

© 2020 Himajur - Himpunan Mahasiswa Jurnalistik. Design by Faza

makan ads kontol mu itu